Pameran ‘Threads of Wax’ Rayakan Warisan Budaya Indonesia-Hungaria

  • 29 Jun 2026 20:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pameran Threads of Wax merayakan persahabatan dan warisan budaya Indonesia-Hungaria dengan mempertemukan batik Indonesia dan tradisi sulaman rakyat Hungaria yang diakui UNESCO.
  • Pameran menjadi bagian dari peringatan HUT ke-499 Jakarta dan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Hungaria, sekaligus memperkuat diplomasi budaya kedua negara.
  • Pameran berlangsung di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua Jakarta, pada 30 Juni-21 Juli 2026, menampilkan karya batik yang terinspirasi motif sulaman rakyat Hungaria.

RRI.CO.ID, Jakarta - Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay mengatakan pameran Threads of Wax menjadi perayaan persahabatan, kreativitas, dan warisan budaya bersama Indonesia dan Hungaria. Pameran tersebut mempertemukan batik Indonesia dengan tradisi sulaman rakyat Hungaria yang sama-sama diakui UNESCO.

Lilla mengatakan pameran tersebut menunjukkan bahwa tradisi bukanlah peninggalan masa lalu yang statis. Menurutnya, tradisi terus berkembang melalui dialog dan saling pengertian antarkebudayaan.

"Bagi saya, Threads of Wax adalah perayaan persahabatan, kreativitas, dan warisan budaya bersama yang sangat layak. Kita menunjukkan bahwa tradisi bukanlah peninggalan masa lalu yang statis, melainkan ekspresi hidup yang terus berkembang melalui dialog dan saling pengertian," ujar Lilla saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan pameran Threads of Wax: A Cultural Confluence of Indonesian and Hungarian Heritage di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Ia mengatakan pameran tersebut juga mengeksplorasi simbol-simbol yang terdapat dalam seni tekstil kedua negara. Menurutnya, kolaborasi antara pengrajin Indonesia, tradisi budaya Hungaria, dan desainer asal Venezuela menunjukkan bahwa kerja sama seni mampu membangun jembatan antarbangsa.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pameran tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-499 Jakarta sekaligus 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Hungaria. Menurutnya, pameran itu mencerminkan semangat persahabatan, kreativitas, dan kolaborasi antara kedua negara.

"Hari ini kita menambahkan babak lain dalam persahabatan ini melalui Threads of Wax, pertemuan antara Batik Indonesia yang diakui UNESCO dengan tradisi dekoratif Hungaria yang kaya. Aliran budaya dapat memperkuat persahabatan dan saling pengertian antarbangsa," ujar Pramono.

Pramono berharap pameran tersebut semakin memperkuat kemitraan antara Jakarta dan Budapest, serta Indonesia dan Hungaria. Menurutnya, kerja sama kedua negara diharapkan terus berkembang, tidak hanya di bidang seni dan budaya, tetapi juga pendidikan, ekonomi kreatif, inovasi perkotaan, dan pembangunan berkelanjutan.

Pameran itu berlangsung di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua Jakarta, pada 30 Juni hingga 21 Juli 2026. Pameran tersebut menghadirkan karya batik yang terinspirasi dari motif sulaman rakyat Hungaria sebagai bagian dari diplomasi budaya antara Indonesia dan Hungaria.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....