Gempa Venezuela M 7,2 Disebut Gempa Terkuat dalam 125 Tahun Terakhir
- 25 Jun 2026 19:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Venezuela Delcy Rodriguez mengungkapkan sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan sekitar 700 lainnya mengalami luka-luka akibat gempa.
- Para seismolog mengonfirmasi bahwa gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat Kota San Felipe, ibu kota Negara Bagian Yaracuy.
- USGS memperkirakan jumlah korban jiwa berpotensi meningkat secara signifikan.
RRI.CO.ID, Istanbul – Gempa ganda yang menimpa Venezuela Kamis 25 Juni 2016 tercatat sebagai yang terbesar yang pernah melanda negara tersebut. Gempa ini disebut menjadi gempa terkuat dalam 125 tahun terakhir di negara Amerika Selatan itu.
Hingga kini, presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez mengungkapkan sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan sekitar 700 lainnya mengalami luka-luka akibat gempa bumi besar yang mengguncang negara itu pada Kamis 24 Juni 2026 waktu setempat. Data tersebut menjadi informasi resmi pertama yang disampaikan sementara pemerintah terkait jumlah korban setelah bencana terjadi.
Para seismolog mengonfirmasi bahwa gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat Kota San Felipe, ibu kota Negara Bagian Yaracuy. Sekitar 40 detik kemudian, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 kembali mengguncang wilayah tenggara Kota Yumare.
Gempa ganda tersebut tercatat sebagai yang terbesar yang pernah melanda Venezuela dan menjadi gempa terkuat dalam 125 tahun terakhir di negara Amerika Selatan itu. Menurut data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa berada pada kedalaman sekitar 10 kilometer dengan lokasi di sebelah barat wilayah pesisir Moron.
Guncangan terasa sangat kuat hingga ke ibu kota Caracas. Sejumlah bangunan dilaporkan ambruk akibat kekuatan gempa. Sementara tim penyelamat terus bekerja mencari korban di berbagai lokasi terdampak.
USGS memperkirakan jumlah korban jiwa berpotensi meningkat secara signifikan. Dalam analisis awalnya, lembaga tersebut memperingatkan bahwa jumlah korban tewas dapat mencapai ribuan orang, dengan estimasi berkisar antara 10 ribu hingga 100 ribu jiwa.
Rodriguez mengatakan pemerintah saat ini memprioritaskan upaya penyelamatan warga yang masih terjebak di bawah reruntuhan gedung maupun rumah-rumah yang hancur. "Fokus utama kami adalah menyelamatkan nyawa," kata Rodriguez sebagaimana dilaporkan media teleSUR.
Berdasarkan data teknis terbaru dari USGS, gempa ganda tersebut mengguncang wilayah utara Venezuela dengan intensitas yang sangat kuat. Sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan luas di sejumlah daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....