Mesir Minta Dukungan Indonesia untuk Jadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN

  • 25 Jun 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mesir mengharapkan Indonesia memberikan dukungan untuk menjadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN.
  • Keinginan Mesir itu juga telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dalam pertemuan di Markas Besar ASEAN baru-baru ini.
  • Mesir mengharapkan terjadi kerja sama lebih kuat dengan ASEAN.

RRI.CO.ID, Jakarta - Mesir mengharapkan Indonesia memberikan dukungan untuk menjadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN. Mesir sendiri telah menandatangani Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC) ASEAN sejak tahun 2016.

“Tentu saja, Indonesia merupakan negara terbesar di ASEAN. Kami berharap mendapatkan dukungan Indonesia terhadap upaya Mesir untuk meningkatkan status hubungan dengan ASEAN tersebut,” kata Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Elshemy di sela-sela perayaan Hari Revolusi Mesir ke-74, Rabu, 24 Juni 2026, malam di Jakarta.

Elshemy mengungkapkan, keinginan Mesir itu juga telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dalam pertemuan di Markas Besar ASEAN baru-baru ini. “Kami berharap dapat meningkatkan hubungan kami dengan ASEAN ke tingkat yang lebih tinggi, yakni menjadi Mitra Dialog Sektoral (Sectoral Dialogue Partner),” ujarnya.

Elshemy menyebut, Mesir mengharapkan terjadi kerja sama lebih kuat dengan ASEAN. Serta, Mesir siap berkontribusi lebih besar dalam hubungan bersama negara-negara anggota ASEAN khususnya dengan Indonesia.

“Mesir sangat menantikan terbukanya cakrawala baru kerja sama dengan ASEAN dan juga siap untuk memberikan investasi serta kontribusi yang lebih besar dalam hubungan ini. Hal itu didasari oleh sejarah panjang hubungan persahabatan yang telah terjalin antara Mesir dan negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia,” kata Dubes Elshemy menekankan.

Pada kesempatan itu Elshemy turut menyoroti hubungan diplomatik dengan Indonesia yang telah memasuki usia 81 pada 2026. Ia mengungkapkan, Indonesia dan Mesir menikmati hubungan yang tidak hanya berakar kuat dalam sejarah, tetapi juga terus mengarah pada berbagai peluang dan cakrawala baru.

Elshemy mengatakan, hubungan tersebut dibangun atas dasar solidaritas, saling menghormati, dan nilai-nilai bersama. Secara khusus ia menyatakan, Mesir merasa terhormat telah menerima kunjungan Presiden Prabowo Subianto sebanyak tiga kali sejak pelantikannya.

Yaitu pada Desember 2024, April 2025, dan Oktober 2025. Kunjungan pada April 2025 memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui penandatanganan peningkatan hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis.

“Kemitraan Strategis tersebut mencakup berbagai bidang kerja sama, terutama ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, pertukaran antarmasyarakat. kerja sama militer, serta kebudayaan. Kami tentu berharap dapat terus memperkuat hubungan antara Mesir dan Indonesia di masa mendatang,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....