Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran
- 15 Jun 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia menyambut baik laporan mengenai kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
- Indonesia menilai kesepakatan tersebut dapat menjadi momentum penting untuk mengurangi ketegangan yang selama ini terjadi antara kedua negara.
- Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses perundingan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia menyambut baik laporan mengenai kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Hal itu dinilai sebagai langkah positif menuju penyelesaian konflik secara damai serta upaya memperkuat perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
“Indonesia menyambut baik laporan tentang kesepakatan yang dicapai antara AS dan Republik Islam Iran. Sebagai perkembangan positif menuju penyelesaian konflik secara damai dan memajukan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan tersebut,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Juni 2026.
Yvonne menambahkan, Indonesia menilai kesepakatan tersebut dapat menjadi momentum penting untuk mengurangi ketegangan yang selama ini terjadi antara kedua negara. Menurutnya, Indonesia berharap perkembangan tersebut mampu membuka jalan bagi dialog yang lebih konstruktif dan berkelanjutan.
Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses perundingan. Termasuk, para mediator yang dinilai memainkan peran penting memfasilitasi dialog dan membantu menjembatani berbagai perbedaan pandangan antara pihak-pihak terkait.
Lebih lanjut Yvonne menambahkan, Indonesia menyerukan agar semua pihak tetap menahan diri, menghormati komitmen yang telah disepakati. Serta, terus mengedepankan dialog guna menjaga momentum de-eskalasi.
“Indonesia menantikan implementasi kesepakatan ini dan menegaskan kembali kesiapannya untuk mendukung upaya yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian, keamanan. Dan, stabilitas di kawasan tersebut, sesuai dengan hukum internasional dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB,” ujar Yvonne menekankan.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bersama Iran. Hal itu disampaikan Trump dalam unggahan di media sosial Gedung Putih, Senin, 15 Juni 2026, serta menyebut diikuti dengan pembukaan Selat Hormuz.
Selain itu, menurut Trump kesepakatan gencatan senjata juga mengizinkan penghapusan blokade oleh Angkatan Laut AS. Sementara, kesepakatan gencatan senjata AS dengan Iran turut dikonfirmasi Wamenlu Iran Kazem Gharibabadi, Minggu, 14 Juni 2026.
Pengumuman Trump datang setelah Perdana Menteri Pakistan Shebaz Sharif mengumumkan kesepakatan di X. Sharif menyatakan, kesepakatan itu bertujuan untuk mengakhiri pertempuran di semua lini, termasuk di Lebanon.
Sharif mengungkapkan, upacara penandatanganan resmi akan berlangsung di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026. Secara khusus, Sharif juga mengapresiasi kepada Qatar yang mendukung upaya mediasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....