Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan, Momentum Penguatan Kemitraan Indonesia-AS
- 12 Jun 2026 00:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) ke-250 di Jakarta turut menjadi momentum menegaskan komitmen memperkuat hubungan strategis.
- Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter Haymond, mengatakan kedua negara memiliki nilai-nilai bersama yang menjadi fondasi kuat dalam hubungan bilateral.
- Hubungan Indonesia dan AS terus mengalami pendalaman, terutama setelah kedua negara meningkatkan status hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) ke-250 di Jakarta turut menjadi momentum menegaskan komitmen memperkuat hubungan strategis. Yaitu, antara Indonesia dan Amerika Serikat di tengah dinamika kawasan Indo-Pasifik.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter Haymond, mengatakan kedua negara memiliki nilai-nilai bersama yang menjadi fondasi kuat dalam hubungan bilateral. Yaitu, demokrasi, kebebasan, dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Hari ini kita merayakan tidak hanya hari lahir Amerika, tetapi juga nilai-nilai yang kita miliki bersama dengan Indonesia: demokrasi, kebebasan. Dan, keyakinan bahwa masyarakat kita berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki kehidupan mereka,” kata Haymond dalam perayaan yang berlangsung Kamis, 11 Juni 2026, malam di kediaman Duta Besar AS, Jakarta Pusat.
Haymond menilai hubungan Indonesia dan AS merupakan salah satu kemitraan paling penting di kawasan Asia-Pasifik. Menurutnya, hal itu semakin menguat setelah melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia selama setahun terakhir.
Menurut Haymond, kerja sama kedua negara saat ini berkembang di berbagai bidang strategis. Selain memperkuat kemitraan pertahanan dan keamanan maritim, Indonesia dan AS juga meningkatkan kolaborasi dalam menghadapi ancaman kejahatan siber yang berdampak pada kedua negara.
Di sektor ekonomi, kedua negara terus mendorong peningkatan perdagangan dan investasi. Haymond mengatakan kerja sama tersebut menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan transformasi ekonomi global yang berlangsung cepat.
“Kita mempererat persahabatan antarwarga negara melalui berbagai program pertukaran dan pendidikan. Yang telah memberikan pengalaman di Amerika Serikat kepada puluhan ribu orang, termasuk banyak sahabat yang hadir malam ini,” ucap Haymond dalam perayaan yang mengusung tema mengenai olahraga ini.
Pesan serupa disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Christopher Landau. Dalam sambutannya, Landau menegaskan pentingnya hubungan dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN sebagai mitra strategis Amerika Serikat.
“Acara-acara seperti ini sangat berkesan, saya tidak bisa membayangkan tempat yang lebih baik untuk berada selain di Jakarta bersama sahabat-sahabat kami dari Indonesia, komunitas ASEAN. Serta sahabat-sahabat kami dari Kanada dan Meksiko, yang bersama-sama akan menjadi tuan rumah Piala Dunia dalam waktu dekat,” ujarnya.

Hubungan Indonesia dan AS terus mengalami pendalaman, terutama setelah kedua negara meningkatkan status hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023. Kata Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra pada kesempatan yang sama.
Menurut Yusril, komunikasi yang intensif antara Prabowo Subianto dan Donald Trump menunjukkan komitmen bersama untuk menghasilkan manfaat konkret bagi kedua negara. Ia menilai sektor ketahanan ekonomi, pangan, energi, teknologi tinggi, dan pertahanan menjadi bidang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.
“Saat kita memperingati ulang tahun ke-250 ini, marilah kita meneguhkan kembali komitmen terhadap kemitraan Indonesia-AS yang memajukan perdamaian, kemakmuran dan keadilan. Serta, persahabatan yang semakin erat di antara rakyat kedua negara. semoga persahabatan antara Indonesia dan AS terus berkembang,” katanya menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....