Demonstrasi Anti-imigran Meningkat di Afrika Selatan, WNI Diimbau Waspada
- 08 Jun 2026 12:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemlu RI melalui KBRI Pretoria dan KJRI Cape Town terus memantau perkembangan situasi keamanan di Afrika Selatan.
- Mayoritas sasaran aksi tersebut adalah para imigran berkulit hitam yang berasal dari luar Afrika Selatan.
- Berdasarkan informasi yang diperoleh Perwakilan RI di Afrika Selatan, hingga saat ini belum ada WNI yang menjadi korban dalam rangkaian demonstrasi tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Pretoria dan KJRI Cape Town terus memantau perkembangan situasi keamanan di Afrika Selatan. Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya aksi demonstrasi antiimigran yang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan aksi demonstrasi berlangsung di beberapa kota besar, terutama Pretoria, Johannesburg, dan Durban. Menurut dia, mayoritas sasaran aksi tersebut adalah para imigran berkulit hitam yang berasal dari luar Afrika Selatan.
“Kementerian Luar Negeri c.q. KBRI Pretoria dan KJRI Cape Town tengah memantau perkembangan situasi keamanan di Afrika Selatan. Pascaterjadinya peningkatan demonstrasi anti-imigran di sejumlah wilayah,” kata Heni Hamidah dalam keterangannya kepada RRI di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Heni menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh Perwakilan RI di Afrika Selatan, hingga saat ini belum ada WNI yang menjadi korban dalam rangkaian demonstrasi tersebut. Tercatat terdapat sekitar 390 WNI yang saat ini berada di berbagai wilayah Afrika Selatan.
“Sejauh ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban dalam rangkaian demonstrasi dimaksud. Jumlah WNI di wilayah Afrika Selatan tercatat sejumlah 390 orang,” ujar Heni.
Meski demikian, Perwakilan RI mengingatkan seluruh WNI untuk tetap waspada mengingat adanya prediksi demonstrasi besar-besaran yang akan berlangsung pada 30 Juni mendatang. KBRI Pretoria telah mengimbau WNI terus memantau perkembangan situasi keamanan, membatasi aktivitas ke wilayah terdampak apabila tidak mendesak, serta segera menghubungi Perwakilan RI jika menghadapi keadaan darurat.
“KBRI Pretoria telah menyampaikan imbauan kepada WNI untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi. Kemudian, membatasi aktivitas ke area terdampak apabila tidak mendesak, dan segera melapor ke Perwakilan RI apabila dalam situasi darurat,” ujarnya memaparkan.
Sementara, KBRI Pretoria telah mengeluarkan imbauan kepada WNI menyusul gelombang demonstrasi anti-imigran sejak beberapa hari terakhir. WNI diimbau untuk menghindari tempat kerumunan massa, memantau media terpercaya mengenai perkembangan demonstrasi dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar.
Kemudian, menjaga komunikasi dan saling memberi informasi kepada komunitas WNI terdekat, selalu membawa dokumen resmi yang measih berlaku ketika bepergian. Segera melapor ke Perwakilan RI dalam situasi darurat, Hotine KBRI Pretoria +27716853243, KJRI Cape Town +27727116760 dan Kepolisian Afrika Selatan 10111.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....