Human Initiative Fokuskan Distribusi Kurban bagi Pengungsi Sudan Selatan
- 26 Mei 2026 15:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Human Initiative memfokuskan distribusi kurban bagi pengungsi Sudan Selatan di Kenya.
- Bantuan diprioritaskan untuk wilayah minim suplai pangan dan terdampak konflik.
- Program Sebar Kurban Afrika telah berjalan sejak gelombang pengungsi Somalia 2010.
RRI.CO.ID, Jakarta - Human Initiative memfokuskan distribusi kurban tahun ini bagi pengungsi Sudan Selatan di Kenya. Program tersebut dilakukan untuk membantu kebutuhan pangan wilayah perbatasan Afrika Timur.
Manager Advocacy Alliance Human Initiative di Afrika, M. Kaimudin, menyebut distribusi diarahkan ke titik pengungsian baru. Wilayah tersebut dinilai masih minim bantuan pangan internasional.
“Tahun ini kami fokus membantu pengungsi dampak konflik Sudan Selatan. Mereka berada di wilayah perbatasan Kenya dan negara sekitarnya,” ujar Kaimudin dalam wawancara bersama PRO 3 RRI, Jakarta, 26 Mei 2026.
Pengungsi tersebut datang dari berbagai wilayah konflik dan daerah terdampak kekeringan panjang. Sebagian besar meninggalkan rumah dan ternak demi mencari tempat aman.
“Banyak pengungsi berjalan jauh sambil meninggalkan seluruh harta benda mereka. Kondisi itu membuat kebutuhan pangan mereka semakin mendesak,” ujarnya.
Human Initiative menggandeng organisasi lokal untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan merata. Koordinasi juga dilakukan bersama KBRI Nairobi dan pemerintah setempat.
“Kami memastikan distribusi berlangsung aman dan tepat sasaran bagi penerima manfaat. Wilayah pengungsian menjadi prioritas utama penyaluran bantuan kurban,” katanya.
Program Sebar Kurban di Afrika telah berjalan sejak gelombang pengungsi Somalia pada 2010. Selain kurban, Human Initiative juga membangun bantuan air bersih dan sumur bor.
“Masyarakat Afrika mengapresiasi bantuan masyarakat Indonesia untuk para pengungsi. Mereka merasa diperhatikan meski berasal dari negara berbeda dan jauh,” kata Kaimudin. (Agnes Claudia Ohoira).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....