Peringatan “Perang Patriotik Raya” di Jakarta Berlangsung Khidmat
- 09 Mei 2026 19:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komunitas Rusia dan eks Uni Soviet di Jakarta, di Belarus, Uzbekistan, Kazakhstan hingga Serbia memperingati “Perang Patriotik Raya”, Sabtu, 9 Mei 2026.
- Peringatan “Perang Patriotik Raya” merupakan momentum untuk menghargai kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pendahulu.
- Hari Kemenangan diperingati setiap 9 Mei di Rusia dan sebagian besar eks Uni Soviet merayakan kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II, atau "Perang Patriotik Raya".
RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas Rusia dan eks Uni Soviet di Jakarta, di antaranya Belarus, Uzbekistan, Kazakhstan hingga Serbia memperingati “Perang Patriotik Raya”, Sabtu, 9 Mei 2026. Peringatan yang juga dikenal sebagai “Hari Kemenangan” ini berlangsung di Sekolah Rusia yang terletak di bilangan Jakarta Selatan serta diikuti oleh ratusan orang.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB serta dipimpin oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov tersebut berlangsung khidmat. Para warga yang hadir membawa foto sanak saudara mereka yang gugur saat perang melawan pasukan Nazi pada Perang Dunia II, 1941 – 1945.
Dubes Sergei menyebut, peringatan “Perang Patriotik Raya” merupakan momentum untuk menghargai kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pendahulu. Menurutnya karena perjuangan dan pengorbanan mereka, maka generasi sekarang dapat menikmati hidup dari bencana perang dunia.
“Di Rusia, di sini, di Indonesia, ketika kami bekerja di kedutaan dan kantor perwakilan lainnya atau di negara lain mana pun, kami merayakannya. Karena, ini benar-benar berarti bahwa kami selalu mengingat dan tidak akan pernah melupakan orang-orang yang kehilangan nyawa mereka untuk generasi kami,” ujar Dubes Sergei saat ditemui di sela-sela acara.

Sergei menjelaskan, warga yang membawa foto sanak keluarga mereka yang gugur melawan ataupun menjadi korban tidak bersalah Nazisme merupakan kenangan tersendiri. Ia menambahkan, kegiatan yang disebut sebagai “Resimen Abadi” itu juga diartikan, mereka tetap selalu mengingat perjuangan maupun pengorbanan para pendahulu.
“Di setiap keluarga, kami memiliki orang-orang yang gugur dalam perang ini kakek, nenek, saudara laki-laki, saudara perempuan, jadi ini adalah kenangan kami. Ini adalah acara yang juga disebut “Resimen Abadi”, kami membawa foto-foto kerabat untuk memberi tahu semua orang bahwa kami peduli pada mereka,” ujar Dubes Sergei menegaskan.
“Bahwa kami masih mengingat mereka semua dan kami mengingat apa yang telah mereka lakukan untuk kami.”
Sementara, peringatan “Perang Patriotik Raya” juga menjadi tugas bersama untuk melestarikan kebenaran sejarah serta tidak meremehkan kepahlawanan para pendahulu. Kata Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski pada kesempatan yang sama.
“Seperti yang ditekankan Presiden Belarus, Alexander Grigoryevich Lukashenko leluhur kita menyelamatkan Eropa dan seluruh dunia dari “Wabah Cokelat” (Nazi-red). Kita tidak boleh menyerahkan kemenangan ini kepada siapa pun, ini adalah warisan kita,” kata Dubes Raman menekankan.
Salah seorang warga Rusia, Marina Fedortsova dengan membawa foto sang kakek, ia menyebut almarhum adalah seorang pasukan militer yang berjasa untuk kemerdekaan. Perempuan yang telah 40 tahun berdomisili di Jakarta ini menyebut, sangat bangga dengan keberanian sang kakek yang bertugas di awal perang pada 1941.
“Kakek saya sebenarnya seperti ayah saya, karena dialah yang membesarkan saya, sepanjang hidupnya, sampai dia meninggal pada 1972, saya bersamanya sebagai putrinya. Kakek saya seorang militer profesional, beliau mulai bertugas pada 1941, tepat di awal perang, dan menyelesaikannya dengan kemenangan dan saya sangat bangga padanya,” kata Marina.
Hari Kemenangan diperingati setiap 9 Mei di Rusia dan sebagian besar eks Uni Soviet merayakan kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II, atau "Perang Patriotik Raya". Peringatan ini menghormati sekitar 27 juta nyawa warga Soviet yang gugur dan dirayakan dengan parade militer besar-besaran di Ibu Kota Moskow.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....