Indonesia–Sri Lanka Jajaki Kerja Sama Ekonomi, Arahkan Perjanjian Dagang Baru

  • 29 Apr 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia dan Sri Lanka menjajaki penguatan kerja sama ekonomi, termasuk, potensi reaktivasi perjanjian perdagangan preferensial.
  • Salah satu fokus utama pembahasan adalah potensi reaktivasi negosiasi Indonesia-Sri Lanka Preferential Trade Agreement (ISL PTA).
  • Indonesia dan Sri Lanka juga membahas kerja sama dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas batas.

RRI.CO.ID, Sri Lanka - Indonesia dan Sri Lanka menjajaki penguatan kerja sama ekonomi. Termasuk, potensi reaktivasi perjanjian perdagangan preferensial dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta ke Kolombo pada 23 - 25 April 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mendorong hubungan ekonomi kedua negara. Seiring terbentuknya pemerintahan baru Sri Lanka di bawah Presiden Anura Kumara Dissanayake sejak September 2024.

Dalam pertemuan dengan Deputi Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Arun Hemachandra, serta Menteri Luar Negeri Vijitha Herath. Kedua pihak menyoroti pentingnya memperkuat dialog strategis guna membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah potensi reaktivasi negosiasi Indonesia-Sri Lanka Preferential Trade Agreement (ISL PTA). Hal ini sebagai instrumen untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi bilateral.

Selain sektor perdagangan, kedua negara juga menjajaki kerja sama di bidang energi, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Seiring kebutuhan energi yang terus meningkat di kawasan.

Tidak hanya itu, Indonesia dan Sri Lanka juga membahas kerja sama dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas batas. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan stabilitas kawasan.

Dalam agenda terpisah, Anis Matta bertemu dengan Menteri Urusan Buddhasasana, Agama, dan Budaya Sri Lanka, Hiniduma Suni Senevi. Pertemuan ini untuk membahas kerja sama budaya serta pentingnya menjaga inklusivitas di tengah masyarakat yang majemuk.

Kunjungan tersebut didampingi oleh Duta Besar RI untuk Sri Lanka dan Maladewa Dewi Gustina Tobing serta Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu RI Ricky Eka Virgana Ichsan. Kunjungan Wamenlu Anis Matta ke Sri Lanka sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Asia Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....