Terduga Pelaku Penembakan Gedung Putih Telah Diamankan

  • 26 Apr 2026 15:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Federal Bureau of Investigation (FBI) memastikan pelaku penembakan di Washington Hilton telah berhasil diamankan aparat.
  • Pelaku disebut membawa senjata api dan mencoba menerobos pengamanan sebelum dilumpuhkan petugas keamanan.
  • Otoritas menyatakan pelaku bertindak sendiri dan akan menghadapi dakwaan serius terkait serangan bersenjata.

RRI.CO.ID, Washington D.C. - Aparat keamanan Amerika Serikat memastikan pelaku penembakan dalam acara makan malam Gedung Putih telah diamankan. Biro Investigasi Federal atau Federal Bureau of Investigation mengonfirmasi pelaku berhasil ditangkap setelah mencoba menerobos sistem pengamanan lokasi acara.

"Satuan Tanggap Ibu Kota Nasional dari Kantor FBI Wilayah Washington telah menangani insiden penembakan di Washington Hilton, Washington, D.C. Pelaku telah diamankan," sebut keterangan FBI, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut kepolisian setempat, tersangka diketahui merupakan tamu yang menginap di hotel lokasi kejadian. Aparat juga langsung melakukan penyelidikan lanjutan terhadap kamar yang digunakan oleh pelaku.

Pelaku dilaporkan berusaha masuk melalui jalur penghubung menuju ballroom tempat acara berlangsung. Ia mencoba melewati petugas keamanan dan pemeriksaan logam sebelum akhirnya dilumpuhkan.

Situasi sempat kacau ketika suara dentuman terdengar dari area dekat ballroom acara. Para tamu yang hadir langsung mencari perlindungan di bawah meja untuk menghindari potensi bahaya.

Presiden Trump bersama sejumlah pejabat tinggi segera dievakuasi oleh Dinas Rahasia. Proses evakuasi berlangsung cepat untuk memastikan keselamatan seluruh tamu undangan.

Melalui akun Truth Social, Trump menyebut pelaku membawa sejumlah senjata saat mencoba menerobos pengamanan "Ia bersenjata dengan senapan shotgun, sebuah pistol, dan beberapa pisau," kata Trump dalam keterangan pers usai insiden terjadi, Sabtu, 25 April 2026.

Kepala sementara Departemen Kepolisian Metropolitan Washington DC, Jeffrey Carroll, menyebut pelaku bertindak seorang diri. Pihaknya juga masih mendalami motif di balik aksi tersebut.

Sementara itu, jaksa Amerika Serikat untuk Washington, Jeanine Pirro, menyatakan pelaku akan menghadapi sejumlah dakwaan serius. Dakwaan tersebut terkait penggunaan senjata api dan penyerangan terhadap petugas federal.

Wali Kota Washington DC Muriel Bowser mengatakan pelaku saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. Meski demikian, proses hukum terhadap tersangka akan tetap dilanjutkan sesuai ketentuan berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....