FOIP Dinilai Perkuat Peran Strategis Indonesia di Kawasan Indo-Pasifik

  • 24 Apr 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FOIP dinilai memperkuat kerja sama Jepang-Indonesia serta menegaskan pentingnya posisi Indonesia di jalur strategis Indo-Pasifik, termasuk Selat Malaka.
  • Sinergi FOIP dan AOIP diperkuat melalui komitmen bilateral dan proyek konkret seperti pengembangan Pelabuhan Patimban serta dukungan infrastruktur.

RRI.CO.ID, Jakarta - Konsep Free and Open Indo-Pacific (FOIP) dinilai sebagai upaya memperkuat kerja sama kawasan antara Jepang dan Indonesia. Hal ini disampaikan Kuasa Usaha ad interim Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menuturkan, kawasan Indo-Pasifik mencakup konektivitas yang lebih luas. Termasuk jalur strategis dari Timur Tengah hingga Asia Timur yang dilalui berbagai komoditas penting seperti energi.

Jalur ini, kata Myochin, melewati titik-titik krusial seperti Selat Malaka yang berbatasan dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Ia menambahkan, gagasan ini berangkat dari kebutuhan memperluas cara pandang terhadap kawasan, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai Asia-Pasifik. Menurutnya, istilah tersebut kini tidak lagi cukup untuk menggambarkan kompleksitas geopolitik dan ekonomi yang kian berkembang.

“Karena itu, Indonesia menjadi semakin penting. Terutama dalam konteks geopolitik dan ekonomi kawasan Indo-Pasifik,” ujarnya.

Lebih lanjut, FOIP dinilai memiliki keselarasan dengan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific yang digagas negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ia menekankan adanya komitmen bersama antara Jepang dan ASEAN untuk mendorong sinergi kedua konsep tersebut.

Dalam konteks hubungan bilateral, Myochin juga menyinggung pernyataan bersama Indonesia dan Jepang pada September 2023. Kedua belah pihak menegaskan kesepakatan untuk memperkuat sinergi antara FOIP dan AOIP.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut telah diwujudkan melalui sejumlah proyek konkret, salah satunya pengembangan Pelabuhan Patimban. Selain itu, Jepang juga terus mendukung pengembangan kapasitas dan infrastruktur transportasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....