Sekjen PBB: Krisis Iklim Memburuk, Dunia Harus Bergerak Lebih Cepat

  • 22 Apr 2026 15:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan krisis iklim global semakin memburuk dan membutuhkan respons jauh lebih cepat dari seluruh negara.
  • Guterres menegaskan bahwa solusi sebenarnya sudah tersedia, energi terbarukan kini telah menjadi sumber listrik termurah di banyak wilayah dunia.
  • Guterres turut mendesak pemerintah dan sektor bisnis untuk menunjukkan keberanian yang sama melalui langkah konkret dan mendesak.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan krisis iklim global semakin memburuk dan membutuhkan respons jauh lebih cepat dari seluruh negara. Hal itu disampaikannya bertepatan pada peringatan Hari Bumi Sedunia, Rabu, 22 April 2026.

“Ibu Pertiwi telah memberi kita segalanya. Kita telah membalasnya dengan kehancuran yang sembrono. Hal ini merujuk pada berbagai kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia, seperti pencemaran udara dan air serta gangguan terhadap iklim,” ujar Sekjen Guterres menekankan.

Menurutnya, bumi saat ini “membunyikan alarm” melalui berbagai bencana yang kian sering terjadi. Mulai dari kebakaran hutan, banjir, kekeringan, gelombang panas ekstrem, hingga kenaikan permukaan laut. Namun, respons global dinilai masih jauh dari memadai.

Guterres menegaskan bahwa solusi sebenarnya sudah tersedia, energi terbarukan kini telah menjadi sumber listrik termurah di banyak wilayah dunia. Sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi, dan menyelamatkan nyawa.

Meski demikian, ia menilai laju aksi iklim masih terlalu lambat. “Kita harus menghentikan ketergantungan pada bahan bakar fosil, melindungi dan memulihkan alam dalam skala besar, serta mewujudkan keadilan iklim,” ucapnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan dampak krisis iklim, di mana kelompok masyarakat yang paling sedikit berkontribusi terhadap emisi justru menjadi pihak yang paling terdampak. Sementara, Guterres mengapresiasi peran berbagai pihak, termasuk aktivis muda, masyarakat adat, ilmuwan, dan organisasi masyarakat sipil yang dinilai telah memimpin upaya aksi iklim di berbagai belahan dunia.

Guterres turut mendesak pemerintah dan sektor bisnis untuk menunjukkan keberanian yang sama melalui langkah konkret dan mendesak. Guna melindungi bumi serta menjamin keberlanjutan kehidupan bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....