Jepang Peringatkan Ancaman Gempa Susulan Lebih Kuat

  • 21 Apr 2026 12:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa magnitudo 7,7 di Jepang timur laut memicu peringatan tsunami dan kekhawatiran gempa besar susulan.
  • Risiko gempa lebih kuat dalam sepekan meningkat, memicu evakuasi ribuan warga di pesisir Prefektur Iwate.
  • Tsunami setinggi 80 cm terdeteksi sebelum peringatan dicabut, tanpa laporan kerusakan besar atau korban serius.

RRI.CO.ID, Tokyo — Jepang meningkatkan kewaspadaan setelah gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang lepas pantai timur laut negara itu Senin, 20 April 2026. Peristiwa ini memicu peringatan tsunami serta kekhawatiran akan potensi gempa besar kedua dalam waktu dekat.

Melansir dari BBC News, otoritas menyebut risiko terjadinya gempa yang lebih kuat dalam sepekan ke depan meningkat dibandingkan kondisi normal. Ribuan warga di wilayah pesisir Prefektur Iwate diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Gelombang tsunami terbesar tercatat mencapai 80 sentimeter sebelum peringatan akhirnya dicabut beberapa jam kemudian. Meski demikian, Badan Meteorologi Jepang tetap mengingatkan adanya kemungkinan gempa susulan yang lebih kuat dan berpotensi memicu tsunami lebih besar.

Getaran gempa terasa hingga Tokyo, sementara peringatan juga diberlakukan di wilayah Honshu dan Hokkaido. Di Hokkaido, peringatan tsunami bertahan lebih lama, warga diminta tetap waspada melalui pengumuman pengeras suara di lingkungan sekitar.

Sejumlah pekerja kantor juga diizinkan pulang lebih awal. Dampak gempa turut mengganggu layanan kereta cepat, serta menyebabkan sekitar 100 rumah mengalami pemadaman listrik.

Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan besar maupun korban luka serius, dan layanan kereta kembali normal pada Senin malam. Lebih dari 170.000 orang di beberapa prefektur diperintahkan mengungsi setelah peringatan tsunami dikeluarkan.

Peringatan tersebut berada pada level kedua tertinggi. Warga diminta menjauhi wilayah pesisir dan tepi sungai serta menuju tempat yang lebih aman.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa gelombang tsunami dapat terjadi berulang kali. Warga diminta tidak meninggalkan tempat aman hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....