Iran Tunda Negosiasi dengan AS, Tuduh Washington Langgar Gencatan Senjata
- 20 Apr 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Iran memberi sinyal tidak akan mengirim negosiator ke Islamabad untuk putaran baru pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
- Iran menuding Washington telah melanggar gencatan senjata sejak awal pelaksanaannya
- Trump menyatakan bahwa delegasi AS akan tiba di Islamabad pada Senin, 20 April 2026, malam, menjelang berakhirnya gencatan senjata dua minggu antara kedua pihak.
RRI.CO.ID, Jakarta - Iran memberi sinyal tidak akan mengirim negosiator ke Islamabad untuk putaran baru pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS). Hal ini meningkatkan ketegangan menjelang berakhirnya gencatan senjata yang rapuh dalam waktu kurang dari 48 jam.
Washington telah melanggar gencatan senjata sejak awal pelaksanaannya. Kata Juru bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baghaei, Senin, 20 April 2026, demikian dilansir Aljazeera.
Baghaei menuding tindakan AS, termasuk blokade angkatan laut di Selat Hormuz sejak 13 April dan penangkapan kapal kontainer Iran oleh militer AS. Sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata serta hukum internasional.
Baghaei menegaskan bahwa Iran telah menyampaikan keluhan tersebut kepada Pakistan, yang berperan sebagai mediator utama antara kedua negara. Ia juga memperingatkan bahwa jika AS dan Israel kembali melakukan agresi, pasukan Iran akan merespons dengan sewajarnya.
Meski demikian, Iran menegaskan tetap berpegang pada proposal 10 poin yang diajukan sebelum putaran pertama pembicaraan di Islamabad. Proposal tersebut, menurut Baghaei, menjadi dasar bagi setiap negosiasi yang mungkin dilakukan ke depan.
“AS tidak belajar dari pengalaman. Dan, ini tidak akan pernah menghasilkan hasil yang baik,” ujar Baghaei.
| Baca juga: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan di Islamabad |
Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa delegasi AS akan tiba di Islamabad pada Senin, 20 April 2026, malam, menjelang berakhirnya gencatan senjata dua minggu antara kedua pihak. Ia juga memperingatkan bahwa AS akan menyerang Iran jika Teheran tidak menerima persyaratan yang diajukan.
Trump mengklaim militer AS telah menguasai sebuah kapal kargo berbendera Iran, dilansir France 24. “Kami memiliki kendali penuh atas kapal mereka, dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya!” tulisnya di media sosial.
Seorang pejabat Gedung Putih menyebut delegasi AS akan dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner. Namun, Trump secara terpisah mengatakan kepada media bahwa Vance tidak akan ikut dalam rombongan tersebut.
Pembicaraan damai antara Iran dan AS yang dimediasi Pakistan atau dikenal dengan istilah “Islamabad Talks 2026” gagal mencapai kesepakatan pada 11 – 12 April 2026. Pembicaraan tahap kedua ini pun diharapkan mampu mencapai kesepakatan damai di tengah akan berakhirnya masa gencatan senjata pada Rabu, 22 April 2026 mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....