Pameran Raksasa Handicraft Indonesia Ketiga Kembali Diselenggarakan di Tokyo
- 14 Apr 2026 07:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pameran raksasa Handicraft Indonesia ke-3 kembali digelar di Tokyo Dome Jepang
- Pameran ini akan berlangsung pada 5 hingga 6 September 2026.
RRI.CO. ID, Tokyo - Pameran raksasa Handicraft Indonesia ke-3 kembali digelar di Tokyo Dome Jepang. Pameran ini akan berlangsung pada 5 hingga 6 September 2026.
Kegiatan ini melanjutkan kesuksesan besar penyelenggaraan tahun 2025 di lokasi sama. Antusiasme tinggi pengunjung Jepang menjadi alasan utama penyelenggaraan kembali.
Peserta dikenakan deposito hanya satu juta rupiah untuk mengikuti seleksi. Jumlah peserta dibatasi maksimal 24 UMKM yang lolos kurasi ketat.
Ketua panitia, Richard Susilo mengatakan, pameran akan menampilkan berbagai produk unggulan. Produk meliputi batik, tenun, bahan alami, dan karya seni berkualitas tinggi.
"Pameran ini menampilkan kerajinan unik Indonesia dengan nilai tinggi. Produk berasal dari pengrajin terbaik Tanah Air," ujar Richard dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang promosi budaya Indonesia di Jepang. Selain itu membuka peluang bisnis dan memperluas jaringan pasar internasional.
“Itu sebabnya kami meringankan deposito menjadi satu juta rupiah. Kesempatan ini terbuka luas bagi UMKM Indonesia,” ucapnya.
Kesuksesan tahun sebelumnya menunjukkan tingginya minat masyarakat Jepang terhadap produk Indonesia. Pengunjung memadati area pameran selama dua hari penuh.
“Tentu hanya produk berkualitas yang dapat ikut pameran besar ini. Sekitar 500.000 pengunjung akan hadir selama dua hari,” jelas Richard.
Penyelenggara berharap jumlah pengunjung dan pembeli meningkat tahun ini. Citra Indonesia di pasar Jepang juga diharapkan semakin kuat.
“Tahun ini kami tampilkan 24 UMKM terbaik Indonesia. Produk mencakup baju, tas, aksesori, sepatu, dan kerajinan lainnya,” ujarnya.
Pendaftaran telah dibuka dengan batas deposito hingga 30 April 2026. Saat ini sudah 10 UMKM terdaftar mengikuti seleksi peserta.
“Pameran hanya seperti kembang api yang cepat berlalu. Karena itu kami hadirkan showroom permanen untuk keberlanjutan penjualan,” katanya, menutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....