Juru Bicara Donald Trump Bantah Rumor Kematian Presiden Amerika Serikat
- 05 Apr 2026 22:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Juru Bicara pribadi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steven Cheung, membantah rumor wafatnya Presiden AS itu.
- Gedung Putih berupaya menepis spekulasi bahwa Presiden Trump sedang menjalani perawatan di Walter Reed National Military Medical Center.
- Presiden Trump juga pernah dirumorkan meninggal pada September 2025 dan menjadi tren di media sosial X dengan tanda pagar (tagar) #trumpisdead dan #whereistrump.
RRI.CO.ID, Washington, D.C. - Juru Bicara pribadi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steven Cheung, membantah rumor wafatnya Presiden AS itu. Spekulasi wafatnya Presiden Trump, setelah Gedung Putih mengumumkan bahwa ia tidak akan tampil di depan publik pada Sabtu, 4 April 2026.
"Tidak pernah ada Presiden yang bekerja lebih keras untuk rakyat Amerika daripada Presiden Trump. Pada akhir pekan Paskah ini, dia bekerja tanpa henti di Gedung Putih dan Ruang Oval, semoga Tuhan memberkatinya,” tulis Cheung di X seperti dilansir Mirror.
Sebelumnya, Gedung Putih berupaya menepis spekulasi bahwa Presiden Trump sedang menjalani perawatan di Walter Reed National Military Medical Center. Atau ketika rumor mengenai kesehatannya merebak di internet pada Sabtu, 4 April 2026.
Spekulasi tentang kunjungan tersebut muncul setelah Gedung Putih mengumumkan pada Sabtu, sekitar pukul 11.08 waktu setempat. Bahwa presiden tidak akan melakukan penampilan publik apa pun selama sisa hari itu.
Ini adalah keputusan yang tidak biasa bagi Presiden Trump karena biasanya ia pergi ke Mar-a-Lago untuk bermain golf di akhir pekan. Kesehatan presiden dari Partai Republik tetap menjadi fokus utama sepanjang masa jabatan keduanya.
Sementara, Presiden Trump melalui akun Instagram mengunggah pernyataan terkait seruannya kepada Iran untuk membuat kesepakatan terkait Selat Hormuz. Pernyataan itu diunggah pada Sabtu, 4 April 2026.
“Ingat ketika saya memberi Iran waktu sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz. Waktu hampir habis—48 jam sebelum malapetaka menimpa mereka, segala puji bagi Tuhan! Presiden Donald J. Trump,” tulis Presiden Trump di akun Instagram yang diunggah kembali oleh akun Gedung Putih di hari yang sama.
Presiden Trump juga pernah dirumorkan meninggal pada September 2025 dan menjadi tren di media sosial X dengan tanda pagar (tagar) #trumpisdead dan #whereistrump. Jutaan orang membuat atau menonton video di TikTok yang berspekulasi bahwa Trump telah meninggal atau menderita stroke atau keadaan darurat medis serius lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....