Paus Leo XIV Pimpin Jalan Salib di Koloseum, Membawa Salib Sepanjang Prosesi
- 05 Apr 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Paus Leo XIV menjadi Paus kedua yang memanggul salib sepanjang prosesi Jalan Salib di Koloseum, Roma pada Jumat 3 April 2026.
- Prosesi Jumat Agung diikuti puluhan ribu umat dan disaksikan jutaan orang di seluruh dunia.
- Renungan dalam ibadah menekankan nilai iman, kasih, kerendahan hati, serta refleksi kehidupan modern.
RRI.CO.ID, Roma - Paus Leo XIV memimpin prosesi Jalan Salib (Via Crucis). Ia membawa salib sepanjang rangkaian ibadah, pada Jumat Agung di Koloseum, Roma, Jumat 3 April 2026.
Momen ini menjadi sorotan karena ia menjadi Paus kedua yang menjalankan prosesi tersebut secara penuh. Melansir dari Vatican News, prosesi yang berlangsung khidmat ini diikuti sekitar 30.000 umat yang hadir langsung.
Selain itu, jutaan umat di seluruh dunia juga menyaksikan melalui siaran televisi, radio, dan media sosial. Dengan penerangan lilin, Paus Leo XIV memimpin Jalan Salib di kawasan Koloseum yang bersejarah.
Tempat tersebut dikenal sebagai lokasi wafatnya banyak martir Kristen pada masa awal. Setiap tahun, prosesi ini menjadi bagian penting dalam perayaan Jumat Agung di Roma.
Umat mengikuti 14 perhentian Jalan Salib yang mengenang penderitaan, wafat, hingga pemakaman Yesus Kristus. Paus Leo XIV melanjutkan tradisi yang pernah dilakukan Paus Yohanes Paulus II pada periode 1980 hingga 1994.
Selama prosesi berlangsung, dibacakan kutipan Injil serta refleksi rohani. Renungan tersebut disusun oleh Pastor Fransiskan Francesco Patton yang mengangkat tema iman, harapan, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam refleksinya, umat diajak merenungkan perjalanan Yesus menuju penyaliban di Golgota. Pesan yang disampaikan juga menyoroti tantangan kehidupan modern yang penuh gangguan dan godaan.
Renungan tersebut juga mengingatkan tentang pentingnya kerendahan hati dan kasih. Umat diajak untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan serta tetap menjaga martabat manusia.
Selain itu, refleksi juga menyoroti peran empati dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini dianggap penting untuk menjaga nilai kemanusiaan di tengah kehidupan yang kompleks.
Di akhir prosesi, Paus Leo XIV menyampaikan doa bagi umat Kristiani. "Menjalani hidup kita sebagai perjalanan partisipasi yang semakin mendalam dalam persekutuan kasih.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....