Tiga Peacekeepers RI Terluka di Lebanon, Indonesia Desak PBB Lakukan Penyelidikan

  • 04 Apr 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tiga personel peacekeepers Indonesia terluka akibat ledakan di El Addaiseh, Lebanon Selatan, pada Jumat 3 April 2026.
  • Peristiwa ini merupakan insiden serius ketiga yang melibatkan peacekeepers Indonesia di UNIFIL dalam kurun waktu seminggu terakhir

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Indonesia menyampaikan kekhawatiran mendalam atas ledakan di El Addaiseh, Lebanon Selatan pada Jumat, 3 April 2026. Peristiwa ini melukai tiga personel peacekeepers Indonesia yang bertugas pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Melansir pernyataan Kemlu, ini merupakan insiden serius ketiga yang melibatkan peacekeepers Indonesia di UNIFIL dalam kurun waktu seminggu terakhir. “Serangan atau insiden yang terjadi berulang kali seperti ini tidak dapat diterima,” kata Jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang.

Kementerian Luar Negeri menekankan pentingnya peningkatan perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian PBB di tengah situasi konflik. Kemudian, Indonesia juga kembali mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menyelidiki seluruh insiden yang melibatkan UNIFIL.

Selain itu, Indonesia meminta agar segera digelar pertemuan negara-negara kontributor pasukan UNIFIL. Hal ini guna melakukan evaluasi serta mengambil langkah-langkah untuk memperkuat perlindungan bagi personel yang bertugas.

Selain itu, Pemerintah menegaskan penyelidikan yang cepat, menyeluruh, transparan, serta penegakan akuntabilitas. Penyelidikan tersebut diharapkan dapat mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.

“Keselamatan dan keamanan peacekeepers PBB tidak dapat ditawar,” ujar Yvonne. Menurutnya, setiap tindakan yang membahayakan mereka merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Pihaknya turut mendoakan pemulihan yang cepat bagi para personel yang terluka. Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan solidaritas kepada para personel beserta keluarganya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....