Menlu Sugiono: Presiden Prabowo-Sanae Bahas Geopolitik dan Ekonomi di Tokyo

  • 31 Mar 2026 08:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi membahas perang Iran-Amerika Serikat
  • 2. Indonesia-Jepang menandatangani kerja sama ekonomi senilai USS22 miliar atau setara sekitar Rp374 triliun
  • 3. Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatannya ke Korea Selatan

RRI.CO.ID, Tokyo- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan Sanae Takaichi di Akasaka Palace, Tokyo, Selasa, 31 Maret 2026. Pertemuan dengan Sanae, menjadi salah satu agenda Presiden Prabowo di Tokyo.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Presiden Prabowo dan Sanae akan membahas geopolitik di Timur Tengah. Situasi keamanan di Timur Tengah bergejolak imbas perang antara Iran dengan Amerika Serikat bersama sekutunya Israel.

"Saya kira biasanya dalam setiap pertemuan bilateral, pasti dibahas berbagai materi, khususnya juga akan dibahas situasi global dan regional. Dan saya kira itu juga akan menjadi bahan pembicaraan," kata Menlu Sugiono kepada wartawan di Tokyo, Senin, 30 Maret 2026.

Menlu Sugiono menerangkan pertemuan kedua pemimpin tersebut, sebagian besar akan membahas kerja sama ekonomi termasuk energi dan mineral. Selanjutnya adalah pariwisata, keamanan, maritim hingga pendidikan.

"Saya kira sebagian besar urusan ekonomi mengenai apa yang tadi sudah ditandatangani. Juga berbicara mengenai konservasi, dan hal-hal lainlah yang kemudian nanti tersembunyi di sini," ujarnya.

Sebelumnya, pada hari pertama kunjungan kenegaraan di Tokyo, Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran, Senin, 30 Maret 2026. Menlu Sugiono memastikan tidak ada pembahasan politis.

"Posisi Kaisar sebagai simbol negaraan Jepang, tidak membicarakan hal-hal yang sifatnya politis. Tapi lebih kepada hubungan bilateral, hubungan people to people," kata Sugiono.

Presiden Prabowo juga bertemu dengan Putra Mahkota Fumihito. Pertemuan dengan Kaisar dan Putra Mahkota, ditutup dengan jamuan makan siang.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menghadiri acara businness forum atau business session. Pada forum bisnis tersebut, disepakati kerja sama ekonomi Indonesia-Jepang senilai USD 22 miliar atau setara sekitar Rp374 triliun (Kurs 1 USD=Rp17.000).

Selanjutnya Presiden Prabowo akan melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan. Rangkaian lawatan ini menjadi bagian dari diplomasi aktif Indonesia dalam memperkuat posisi strategis di kawasan Asia Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....