Tiongkok Sebut Indonesia Mitra Penting Bilateral, Regional dan Global

  • 29 Mar 2026 19:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing menyebut, Indonesia merupakan mitra penting baik secara bilateral, regional maupun global.
  • Dalam kapasitasnya sebagai anggota ASEAN, Indonesia dinilai pula dapat memainkan peran lebih penting terutama ketika menghadapi tantangan.
  • Tiongkok dan ASEAN menjalin hubungan dialog pada 1991 dan Tiongkok resmi menjadi mitra dialog penuh ASEAN pada 1996.

RRI.CO.ID, Jakarta - Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing menyebut, Indonesia merupakan mitra penting baik secara bilateral, regional, maupun global. Ia mengatakan, Tiongkok menilai Indonesia sebagai “pemimpin de facto” untuk waktu yang sangat lama.

Menurutnya, Tiongkok juga sangat mementingkan peran Indonesia dalam urusan regional dan global. Mulai dari keanggotaannya di ASEAN hingga BRICS.

“Indonesia sekarang bukan hanya anggota ASEAN, tetapi juga, saya pikir, anggota G20 dan BRICS. Jadi, saya pikir Indonesia dapat memainkan peran yang lebih penting dalam urusan internasional dan regional,” ujar Dubes Wang pada Jumat, 26 Maret 2026 di Jakarta.

Indonesia juga dipandang sebagai ekonomi terbesar ASEAN dengan populasi penduduk mencapai lebih dari 280 juta jiwa. Sedangkan, dalam kapasitasnya sebagai anggota ASEAN, Indonesia dinilai pula dapat memainkan peran lebih penting terutama ketika menghadapi tantangan.

“Indonesia dapat memainkan peran lebih penting, terutama ketika menghadapi tantangan, sekarang kita dapat melihat isu Myanmar, Thailand, Kamboja, sengketa perbatasan. Jadi, ini membutuhkan ASEAN untuk memiliki beberapa cara inovatif untuk menyelesaikannya,” kata Dubes Wang menambahkan.

Secara khusus Wang menyebut, hubungan Tiongkok dengan ASEAN yang akan memasuki enam dekade tahun depan menjadi spesial. Terlebih, pada 2026 ASEAN akan merayakan Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC) ke-50.

“Jadi saya pikir sekarang berada di titik kritis, bagaimana melangkah maju dengan solidaritas dan persatuan. Serta, komitmen terhadap aspirasi awal di mana semua negara ini memutuskan untuk mendirikan ASEAN,” ucapnya.

Adapun, Tiongkok dan ASEAN menjalin hubungan dialog pada 1991 dan Tiongkok resmi menjadi mitra dialog penuh ASEAN pada 1996. Hubungan ASEAN dan Tiongkok meningkat menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2021.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....