Trump akan Kunjungi Beijing, Dubes Tiongkok Sebut Momentum Bergaul dengan Baik

  • 26 Mar 2026 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt, Rabu, 25 Maret 2026 mengungkapkan, kunjungan Presiden Trump akan berlangsung pada 14 – 15 Mei mendatang.
  • Kunjungan Presiden Trump ini disebut menjadi momentum baik bagi Tiongkok dan AS untuk dapat bergaul dengan baik.
  • Presiden Trump menunda perjalanan yang direncanakan selama beberapa minggu karena perang melawan Iran masih berlanjut.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tiongkok tengah bersiap menyambut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melakukan kunjungan resmi ke Beijing bertemu Presiden Xi Jinping. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt, Rabu, 25 Maret 2026 mengungkapkan, kunjungan Presiden Trump akan berlangsung pada 14 – 15 Mei mendatang.

Kunjungan Presiden Trump ini disebut menjadi momentum baik bagi Tiongkok dan AS untuk dapat bergaul dengan baik. Hal ini disampaikan Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing dalam media salon, Kamis, 26 Maret 2026 di Jakarta.

“Saya rasa, pagi ini beliau (Trump-red) baru saja mengumumkan tanggal baru kunjungannya ke Beijing. Saya pikir yang lebih penting adalah antara Tiongkok dan AS, kita dapat menemukan cara agar kedua ekonomi terbesar ini dapat bergaul dengan baik,” ujar Dubes Qing menambahkan.

Qing menyebut, apabila kedua negara dapat bergaul dengan baik, maka itu dinilai sebagai suatu hal positif bagi dunia. Serta, memenuhi aspirasi komunitas internasional terhadap dua negara ekonomi besar global ini.

“Jadi, jika kita dapat mencapai konsensus tentang bagaimana kita dapat bergaul, saya pikir ini baik untuk dunia, baik untuk Tiongkok dan Amerika Serikat. Juga memenuhi aspirasi komunitas internasional, termasuk semua negara di Eropa, di Asia Selatan, di kawasan ini,” ucap Qing optimistis.

“Bagi Tiongkok, prinsip kami sangat sederhana, pertama adalah saling menghormati, kedua adalah hidup berdampingan secara damai. Ketiga adalah kerja sama yang saling menguntungkan," katanya.

Presiden Trump akan melakukan perjalanan ke Beijing untuk bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pertengahan Mei. Menunda perjalanan yang direncanakan selama beberapa minggu karena perang melawan Iran masih berlanjut.

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengkonfirmasi pada, Rabu, 25 Maret 2026 bahwa perjalanan Presiden Trump akan berlangsung pada 14 – 15 Mei. Bukan pada tanggal yang semula direncanakan, yaitu dari 31 Maret hingga 2 April.

Selama konferensi pers pada Rabu, Leavitt menghadapi pertanyaan tentang apakah tanggal baru untuk perjalanan tersebut melambangkan perang di Iran mungkin akan segera berakhir. Demikian dilansir Al Jazeera, Kamis, 26 Maret 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....