Perkuat Kemitraan Strategis, Presiden Prabowo Akan Kunjungi Jepang dan Korsel
- 26 Mar 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto akan berkunjung ke Tokyo pada 30 – 31 Maret dan ke Seoul pada 1 April 2026.
- Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pemimpin kedua negara negara.
- Adapun kunjungan Presiden RI ke Jepang dan Korsel bertujuan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan kedua negara.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel) pada pekan depan. Kepala negara akan berada di Tokyo pada 30–31 Maret dan melanjutkan kunjungan ke Seoul pada 1 April 2026.
“Presiden RI direncanakan melakukan kunjungan resmi ke Tokyo, Jepang, pada 30–31 Maret 2026 dan kunjungan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan, pada 1 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi undangan dari Pemerintah Jepang dan Pemerintah Korea Selatan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang dalam keterangan tertulis kepada RRI, Kamis (26/3/2026).
Yvonne menambahkan, selama kunjungan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan penting dengan para pemimpin kedua negara. Salah satunya adalah agenda pertemuan dengan Yang Mulia Kaisar Jepang, Naruhito.
“Di Jepang, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Yang Mulia Kaisar Jepang dan Perdana Menteri Jepang. Sementara di Korea Selatan, Presiden direncanakan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden serta pertemuan dengan Perdana Menteri,” ujar Yvonne.
Kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan kedua negara mitra utama di kawasan Asia Timur. Selain itu, Presiden juga akan membahas berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
“Kunjungan ini ditujukan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan kedua negara. Termasuk mendorong kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional di bidang perdagangan, investasi, industri, energi, dan teknologi,” ucapnya.
Jepang dipastikan akan menyambut baik kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam waktu dekat. Kunjungan ini akan menjadi lawatan perdana Prabowo sebagai Presiden RI ke Negeri Matahari Terbit tersebut.
“Jepang dan Indonesia adalah mitra strategis komprehensif dan kami sangat menyambut kunjungan Bapak Prabowo ke Jepang. Ini merupakan kunjungan pertama beliau sebagai Presiden, meski sebelumnya pernah datang saat masih berstatus presiden terpilih,” kata Hoshino Daisuke di sela pelepasan penerima beasiswa Monbukagakusho (MEXT), Rabu (25/3/2026), di Jakarta.
Hoshino menyebut kunjungan kenegaraan tersebut menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara kedua negara. Pertemuan antara Presiden Prabowo dan PM Sanae Takaichi juga akan dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu strategis.
“Indonesia merupakan negara terkemuka di ASEAN dan memiliki peran yang sangat penting bagi Jepang. Hubungan kedua negara mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, budaya, hingga politik dengan cakupan isu yang luas,” ujarnya menambahkan.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang sendiri telah terjalin sejak April 1958 dan terus berkembang hingga kini. Jepang juga tercatat sebagai salah satu investor asing utama di Indonesia sejak 1967.
Kerja sama kedua negara mencakup berbagai sektor strategis seperti manufaktur, teknologi, infrastruktur, hingga energi terbarukan. Kolaborasi tersebut dinilai memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....