Perang Timteng, Dubes Saudi Pastikan Penyelenggaraan Haji Sesuai Rencana

  • 24 Mar 2026 23:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perang di kawasan Timur Tengah (Timteng) tidak akan mempengaruhi penyelenggaraan ibadah haji.
  • Dubes Faisal turut menyebut, Arab Saudi dalam kondisi aman di tengah perang yang terjadi antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
  • Pemerintah RI memastikan jadwal keberangkatan jemaah calon haji RI ke tanah suci di Arab Saudi tahun ini tetap sesuai rencana.

RRI.CO.ID, Jakarta - Perang di kawasan Timur Tengah (Timteng) tidak akan mempengaruhi penyelenggaraan ibadah haji. Kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi saat konferensi pers, Selasa, 24 Maret 2026 di Jakarta.

“Berkaitan dengan peristiwa ataupun berkaitan dengan haji ini sejalan ataupun sesuai dengan rencana yang telah digariskan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Bahwa, semuanya akan berjalan dengan lancar,” ujarnya menambahkan.

Pada kesempatan itu Dubes Faisal turut menyebut, Arab Saudi dalam kondisi aman di tengah perang yang terjadi antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. “Kami ingin menyampaikan bahwa Kerajaan Arab Saudi alhamdulillah sampai saat ini memang negaranya aman,” ujar Dubes Faisal.

Sementara, pemerintah RI memastikan jadwal keberangkatan jemaah calon haji RI ke tanah suci di Arab Saudi tahun ini tetap sesuai rencana. Hal itu diungkapkan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf yang turut menyebut jika sesuai rencana maka pemberangkatan jemaah dimulai pada akhir April.

Sedangkan, terkait pendanaan, Menhaj memastikan siap mendukung sesuai kebutuhan, demikian dilansir CNN. Ia mengatakan hingga kini penerbangan langsung menuju Arab Saudi masih tersedia dan tidak terdampak situasi geopolitik yang berkembang.

Perang di kawasan Timteng dimulai dengan serangan Israel dan AS ke Iran pada 28 Februari 2026. Sayangnya, perang masih berlanjut hingga saat ini dan berdampak pada kerusakan pusat vital di negara-negara kawasan.

Dewan Keamanan (DK) PBB bahkan telah mengadopsi resolusi nomor 2817 pada 11 Maret 2026. Resolusi ini meminta Iran segera menghentikan serangan ataupun tindakan-tindakan yang bisa meningkatkan eskalasi di kawasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....