Kronologi Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam Kebakaran
- 24 Mar 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pesawat Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam di Bandara LaGuardia, menewaskan dua pilot dan melukai sekitar 40 penumpang serta awak.
- Pengatur lalu lintas udara disebut telah memperingatkan truk hingga 10 kali, namun kendaraan tetap melintasi landasan saat pesawat mendarat dengan kecepatan sekitar 160 km/jam.
- Para ahli menilai kurangnya koordinasi komunikasi menjadi faktor utama, dan komunikasi antara petugas menara serta kendaraan darat kini menjadi fokus penyelidikan.
RRI.CO.ID, New York — Tabrakan pesawat Air Canada terjadi di Bandara LaGuardia, New York, menyebabkan dua pilot meninggal dan melukai puluhan penumpang. Insiden tersebut terjadi ketika pesawat Air Canada Express 8646 bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu saat mendarat.
Pengatur lalu lintas udara dilaporkan berteriak “berhenti” sedikitnya 10 kali untuk memperingatkan kendaraan tersebut sebelum tabrakan terjadi. Pesawat jenis CRJ-900 yang dioperasikan Jazz Aviation tersebut membawa 72 penumpang dan empat awak dari Montreal menuju New York.
Benturan menghancurkan bagian hidung pesawat dan membuat truk pemadam terguling. Pilot dan copilot dilaporkan meninggal di lokasi, dilansir dari CBS, CBC, dan Reuters, Selasa, 24 Maret 2026.
Sementara itu, sekitar 40 penumpang dan awak dibawa ke rumah sakit dengan sejumlah korban mengalami luka serius. Menurut penyelidikan awal, penerbangan berangkat dari Montreal pukul 22.12 dan mendarat sekitar pukul 23.37.
Sebelum insiden, sebuah pesawat United Airlines dilaporkan mengalami bau aneh di kabin. Laporan tersebut memicu respons darurat dan mengirimkan truk pemadam ke landasan.
Truk tersebut kemudian diizinkan melintasi landasan yang sama saat pesawat Air Canada sedang melakukan pendaratan. Pengatur lalu lintas udara berusaha menghentikan truk tersebut, namun pesawat tetap menabrak kendaraan dengan kecepatan sekitar 39 km/jam.
Bagian hidung pesawat terlepas akibat benturan, dan penumpang menggambarkan situasi di dalam kabin sebagai kekacauan. Seorang pramugari dilaporkan terpental dari pesawat namun selamat, sementara pengatur lalu lintas udara kemudian terdengar mengakui telah melakukan kesalahan.
Para ahli menilai kurangnya koordinasi komunikasi menjadi faktor penting dalam insiden tersebut. LaGuardia Airport dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat.
Oleh karena itu, komunikasi antar petugas dinilai sangat krusial. Pihak berwenang menyatakan komunikasi antara pengatur lalu lintas udara dan kendaraan darat kini menjadi fokus utama penyelidikan kecelakaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....