Perayaan Lebaran 2026 di Rusia, Masjid hingga Jalan Dipenuhi Ribuan Umat Muslim
- 21 Mar 2026 13:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Salat Idulfitri di Rusia dihadiri ribuan umat Muslim, kota-kota besar seperti Moskow dan St. Petersburg dipadati jamaah yang antusias menunaikan salat Id sebagai penutup Ramadan.
- Kepadatan jamaah hingga meluber ke area terbuka, keterbatasan kapasitas masjid membuat banyak umat melaksanakan salat di luar, termasuk di jalanan sekitar masjid yang ditutup sementara.
- Idulfitri menjadi simbol harmoni dan solidaritas sosial, perayaan Uraza-Bairam ini mencerminkan kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Rusia yang multikultural.
RRI.CO.ID, Moskow — Perayaan Idulfitri tahun 2026 di Rusia berlangsung dengan penuh khidmat. Pelaksanaan salat Id dihadiri ribuan umat Muslim yang memadati berbagai kota besar, seperti Moskow dan St. Petersburg.
Antusiasme tinggi terlihat saat umat Muslim berkumpul untuk menunaikan salat Id sebagai penutup bulan suci Ramadan. Hal tersebut terlihat dari foto yang diunggah The Moscow Times di akun media sosial X pada Jumat, 20 Maret 2026.
Di ibu kota Moskow, sejumlah masjid besar dipenuhi jamaah sejak pagi hari. Kepadatan ini membuat banyak umat terpaksa salat di area terbuka, termasuk jalanan di sekitar masjid yang ditutup sementara.
Fenomena melubernya jamaah hingga ke jalan menunjukkan besarnya jumlah umat Muslim di Rusia serta tingginya semangat beribadah. Saf-saf panjang terlihat tertata rapi, menciptakan suasana religius yang khusyuk di tengah kota.
Kondisi serupa juga terjadi di St. Petersburg, di mana masjid katedral setempat dipadati ribuan jamaah. Keterbatasan kapasitas membuat sebagian umat harus melaksanakan salat di luar area masjid.
Idul Fitri di Rusia, yang juga dikenal sebagai Uraza-Bairam, dirayakan secara luas oleh jutaan Muslim di seluruh negeri. Perayaan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga sarana mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat yang beragam.
Secara keseluruhan, perayaan Idul Fitri di Rusia menjadi gambaran nyata harmoni multikultural. Di tengah perbedaan latar belakang, umat Muslim tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan merayakan hari kemenangan secara bersama-sama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....