Indonesia Dukung Perkembangan Pencak Silat di Kamboja
- 20 Mar 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Federasi Pencak Silat Kamboja sendiri didirikan pada 2024 sebagai tindak lanjut dari usulan Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Kamboja pada 2022.
- Federasi Pencak Silat Kamboja (CPSF) menyebut bantuan Indonesia telah meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan ofisial Kamboja secara signifikan.
- Kuasa Usaha ad-interim (KUAI) KBRI Phnom Penh, Krishnajie menyebut, Indonesia menegaskan komitmennya mendukung perkembangan pencak silat di Kamboja.
RRI.CO.ID, Phnom Penh - Indonesia menegaskan komitmennya mendukung perkembangan pencak silat di Kamboja. Adapun, pencak silat kini menjadi salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di negeri seribu pagoda.
“Indonesia bangga melihat dukungan yang telah diberikan untuk perkembangan pencak silat Kamboja. Bela diri ini saat ini telah memberikan hasil yang nyata,” ujar Kuasa Usaha ad-interim (KUAI) KBRI Phnom Penh, Krishnajie, saat penutupan The 2026 Pencak Silat National Championship di Phnom Penh, Minggu, 15 Maret 2026.
Kejuaraan nasional tersebut diikuti oleh 105 pesilat dari 24 klub yang berasal dari sembilan provinsi di Kamboja dan dipertandingkan dalam 14 kategori. Federasi Pencak Silat Kamboja menyampaikan, kompetisi bertujuan menjaring atlet yang akan mewakili Kamboja pada kejuaraan tingkat regional dan internasional.

Perkembangan pesat pencak silat di Kamboja tidak terlepas dari dukungan Indonesia. Federasi Pencak Silat Kamboja (CPSF) menyebut bantuan Indonesia telah meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan ofisial Kamboja secara signifikan.
Atlet pencak silat Kamboja bahkan telah mampu bersaing di tingkat regional, termasuk meraih medali emas pada SEA Games 2023. Prestasi tersebut turut meningkatkan minat masyarakat Kamboja, khususnya generasi muda, terhadap pencak silat.
| Baca juga: Sejarah dan Makna Pencak Silat Indonesia |
Sementara, Federasi Pencak Silat Kamboja sendiri didirikan pada 2024 sebagai tindak lanjut dari usulan Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Kamboja pada 2022. Saat itu Presiden Prabowo hadir dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan RI.
Proses pendirian CPSF juga mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PB IPSI. “Kerja sama di cabang olahraga ini dapat mempererat persahabatan masyarakat Indonesia dan Kamboja serta memperkuat hubungan kedua negara,” ucap KUAI Krishnajie.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....