Negara-negara Ini Diizinkan Iran Melintasi Selat Hormuz
- 19 Mar 2026 15:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Iran membuka akses terbatas Selat Hormuz hanya untuk negara tertentu, sementara menutupnya bagi Amerika Serikat dan sekutunya di tengah konflik
- Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan beberapa negara meminta jalur aman melintasi Selat Hormuz
- Sejumlah negara seperti Pakistan, India, dan Turki telah mendapat izin melintas, sementara Tiongkok, Prancis, dan Italia masih bernegosiasi dengan Iran
RRI.CO.ID, Teheran — Iran mengizinkan sebagian kecil kapal dari sejumlah negara untuk melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan akibat perang. Teheran menegaskan bahwa jalur strategis tersebut tetap terbuka bagi negara tertentu, namun ditutup bagi Amerika Serikat dan sekutunya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah meminta jalur aman bagi kapal mereka. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait izin melintas berada di tangan militer Iran, dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 19 Maret 2026.
Namun, beberapa kapal dari berbagai negara telah diberikan izin untuk melewati selat tersebut. Kapal tanker berbendera Pakistan dilaporkan berhasil melintas, sementara Iran juga memberikan pengecualian bagi kapal-kapal India, termasuk dua tanker menuju India.
“Mereka melintasi Selat Hormuz dengan aman pada pagi hari dan sedang dalam perjalanan menuju India,” kata Rajesh Kumar Sinha, sekretaris khusus Kementerian Pelabuhan, Perkapalan, dan Jalur Air India, dalam konferensi pers di New Delhi.
| Baca juga: Iran Buka Selat Hormuz Secara Terbatas |
Satu kapal Turki diizinkan dari total 15 kapal yang menunggu, setelah kapal tersebut diketahui menggunakan pelabuhan Iran sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Abdulkadir Uraloglu.
“Ada 15 kapal milik Turki di sana. Kami mendapatkan izin dari otoritas Iran untuk salah satunya yang menggunakan pelabuhan Iran, dan kapal itu berhasil melintas,” ujarnya.
Di sisi lain, Tiongkok dilaporkan bernegoisasi dengan Iran untuk memastikan keamanan jalur bagi kapal pengangkut minyak dan gasnya. Prancis dan Italia juga disebut telah meminta pembicaraan serupa guna memastikan kapal mereka dapat melintas dengan aman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....