Rayakan Cap Go Meh di Jakarta, Wamen Ekraf: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Jakarta
- 04 Mar 2026 15:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif mengapresiasi perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026 sebagai bagian dari Jakarta Festive Wonder. Menurut Wamen Ekraf Irene Umar, momentum ini merupakan penguatan harmoni keberagaman.
Ia menyebut, Festival Cap Go Meh merupakan ruang aktualisasi pejuang ekonomi kreatif. “Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pejuang ekraf menjadi contoh budaya menjadi penggerak ekonomi Jakarta,” ungkap Wamen Ekraf Irene pada Selasa, 3 Maret 2026.
Selain perayaan yang menampilkan seni pertunjukan kontemporer, atraksi budaya dan stan kuliner juga memberi semarak. Perayaan ini bertempat di sepanjang jalan kawasan Pancoran Chinatown Point Mall.
Irene menambahkan, perayaan ini memperkuat identitas Jakarta yang penuh harmoni keberagaman sehingga bisa didorong menjadi Kota Global. Momen ini, menurutnya, juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.
“Saat budaya dirayakan secara inklusif dan dikemas dengan konsep kreatif, dampaknya juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju sejahtera,” katanya.
Turut hadir Gubernur Jakarta, Pramono Anung, serta Gubernur Jakarta lintas masa, Sutiyoso, Fauzi Bowo, hingga Anies Rasyid Baswedan. Menurut Pramono, kehidupan harmonisasi keberagaman di Jakarta sekarang sangat baik.
“Perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini menjadi bukti bahwa Jakarta adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi. Warga Tionghoa juga telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Jakarta,” ujar Pramono.
Ia juga menyampaikan, pihaknya akan membangun Museum Peranakan Tionghoa. Museum ini menjadi simbol Jakarta yang menghargai sejarah dan peran seluruh warganya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....