ASEAN Pantau Dampak Konflik Timteng

  • 04 Mar 2026 15:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Manila — ASEAN memantau secara intensif perkembangan situasi di Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut. Filipina, yang saat ini menjabat sebagai ketua ASEAN, menegaskan bahwa dampak konflik terhadap pekerja Asia Tenggara menjadi perhatian utama.

Melansir dari Bernama, Rabu, 4 Maret 2026, pernyataan tersebut disampaikan di Manila dan dikutip oleh Philippine News Agency. Pemerintah Filipina menyebut banyak warga Asia Tenggara yang bekerja di negara-negara Timur Tengah berpotensi terdampak oleh memburuknya situasi keamanan.

Melalui Department of Social Welfare and Development (DSWD), Filipina menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga negaranya. Bantuan tersebut juga akan diberikan kepada warga dari negara-negara anggota ASEAN lainnya sesuai kebutuhan.

“ASCC, melalui Department of Social Welfare and Development, juga memastikan bahwa bantuan yang diperlukan akan diberikan tidak hanya kepada Filipina tetapi juga kepada warga negara dari keluarga ASEAN kita,” ujar Asisten Sekretaris DSWD Irene Dumlao.

Diskusi lebih lanjut mengenai langkah-langkah koordinasi akan dilakukan dalam pertemuan dewan dan forum bilateral ASEAN. Ketegangan di kawasan meningkat setelah operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan lebih dari satu juta pekerja Filipina dan warga Asia Tenggara lainnya di Timur Tengah. ASEAN menegaskan bahwa perlindungan pekerja migran menjadi prioritas utama dalam menghadapi krisis ini.

ASEAN berkomitmen untuk terus memantau perkembangan secara dekat. Mereka juga akan memperkuat koordinasi antarnegara anggota guna mengantisipasi dampak lanjutan dari konflik tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....