Empat WNI Terdampar di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi

  • 01 Mar 2026 15:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Abu Dhabi - Empat Warga Negara Indonesia (WNI) terdampar di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA). Kata Duta Besar RI untuk PEA, Judha Nugraha, dalam pesan tertulis kepada RRI, Minggu, 1 Maret 2026.

“KBRI Abu Dhabi menyiagakan tim untuk membantu WNI yang stranded (terdampar-red) di Zayed Airport. Ada 4 WNI yang lapor ke hotline (KBRI Abu Dhabi-red) karena stranded di bandara,” ujar Dubes Judha menjelaskan.

Meski demikian, menurut Dubes Judha pihaknya masih mendalami apakah keempat WNI ini akan melanjutkan perjalanan ke negara lain atau kembali ke Indonesia. “Masih didalami. Tapi, pastinya mereka transit,” kata Dubes Judha.

Di tengah situasi yang berkembang di Timur Tengah akibat adanya eskalasi antara Iran, Israel dan Amerika Serikat. Dubes Judha memastikan operasional KBRI Abu Dhabi tetap berjalan normal.

Adapun pada saat yang bersamaan KBRI Abu Dhabi mengeluarkan imbauan kepada para WNI yang berdomisili di PEA menyusul situasi di Timur Tengah. WNI diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi pergerakan ke luar rumah serta menghindari lokasi dan area berpotensi terdampak.

WNI diminta untuk tetap tenang sambil terus memantau perkembangan situasi melalui situs resmi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menjaga komunikasi dengan sesame masyarakat Indonesia serta keluarga masing-masing.

Kemudian, melakukan lapor diri bagi WNI yang belum melakukannya. Lapor diri dapat dilakukan secara daring melalui www.peduliwni.kemlu.go.id.

Serta, menghubungi hotline KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai apabila terdapat situasi kedaruratan di masing-masing wilayah tempat tinggal.

Hotline KBRI Abu Dhabi +971 566156259, serta KJRI Dubai +971 564170333 / +971 563322611.

Sementara, dilansir gulfnews.com Bandara Internasional Zayed mengumumkan pihak berwenang PEA menangani insiden yang diakibatkan pencegatan drone yang menargetkan bandara.

Hal itu menyebabkan puing-puing berjatuhan. Dan mengakibatkan satu warga negara Asia meninggal dunia dan tujuh orang terluka.

Pihak Bandara Abu Dhabi mendesak masyarakat untuk tidak menyebarkan rumor atau informasi yang tidak akurat. Tulis pihak Bandara Abu Dhabi dalam akun X yang diunggah pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 07.12 pagi waktu setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....