Menlu ASEAN Dorong Keterlibatan Negara Penandatangan Traktat Persahabatan
- 25 Feb 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Manila – Para Menlu ASEAN mendorong negara-negara penandatangan Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC) memperdalam keterlibatannya. Para Menlu ASEAN dalam pernyataan bersama menekankan hal itu untuk dilaksanakan oleh para Kepala dan Mitra Komunitas (HCP) di Komite Penasihat Taktis (TAC).
Khususnya, dalam memperingati 50 tahun TAC pada Selasa, 24 Februari 2026 yang kali ini di bawah Keketuaan Filipina. Kemudian, para Menlu ASEAN mendorong HCP untuk mempromosikan kerja sama lebih lanjut.
Serta, memastikan bahwa keterlibatan tersebut digerakkan oleh ASEAN, strategis, relevan, saling menguntungkan, dan responsif terhadap tantangan saat ini dan yang akan datang. Yaitu, sejalan dengan Keputusan Menlu ASEAN tentang Peningkatan Hubungan ASEAN dengan Pihak Eksternal.
Para Menlu ASEAN menyambut positif jumlah Pihak Kontrak Tinggi (HCP) yang melakukan penandatanganan TAC mencapai 58 pihak. Jumlah itu terhitung sejak penandatanganan TAC pada 1976 hingga 2025.
“Kami mengakui bahwa pertumbuhan yang luar biasa ini menggarisbawahi daya tarik Traktat yang abadi selama lima dekade terakhir. Sebagai landasan bagi hubungan damai, saling menghormati, dan kerja sama di kawasan dan di luar kawasan,” kata para Menlu ASEAN di dalam pernyataanya.
Para Menlu mengharapkan, peningkatan negara-negara yang bergabung dengan TAC, akan mendorong lebih banyak negara dan organisasi regional. Yaitu, untuk berkomitmen pada prinsip-prinsipnya dengan menjadi Anggota Tetap (HCP) TAC.
“Dalam hal ini, kami menggarisbawahi bahwa bergabung dengan TAC mencerminkan komitmen terhadap tujuan dan prinsip-prinsipnya. Serta, keterlibatan berkelanjutan dengan ASEAN dalam mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kerja sama,” ujar para Menlu ASEAN.
Sebagai bagian dari peringatan TAC, logo resmi Ulang Tahun ke-50 akan diluncurkan Rabu, 25 Februari 2026 melalui platform media sosial ASEAN. Kegiatan peringatan utama akan diadakan pada 24 Juli 2026, di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 (AMM) dan Pertemuan Terkait.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....