Ketegangan Landa Iran-AS, Aktivitas WNI di Iran Tidak Terdampak

  • 23 Feb 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketegangan terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (AS), masih berlanjut hingga saat ini. Meski demikian, kondisi itu tidak berdampak kepada aktivitas para WNI khususnya yang berdomisili di Iran.

“Terkait keberadaan WNI di Iran, KBRI Teheran senantiasa memantau dan menjalin komunikasi aktif dengan para WNI. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang menghadapi ancaman langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan,” kata Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah dalam keterangan tertulis, Senin, 23 Februari 2026.

Menurut Heni, KBRI Teheran terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran. “Hingga saat ini, situasi di Tehran dan kota-kota lainnya terpantau berjalan normal serta kondusif,” ucapnya.

Heni menjelaskan, WNI telah diimbau untuk mempertimbangkan meninggalkan Iran secara mandiri, apabia kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif. Imbauan itu dikeluarkan KBRI Teheran sejak ditetapkannya Status Siaga I untuk Iran sejak Juni 2025.

Pemerintah RI melalui KBRI Teheran disebut telah mempersiapkan rencana kontingensi yang disiagakan. Termasuk, berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan.

“Kepada seluruh WNI di Iran dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Tehran,” kata Heni menambahkan.

Dilansir Aljazeera Presiden Iran Masoud Pezeshkian berjanji tidak akan menyerah pada tekanan dari AS. Setelah Presiden Amerika, Donald Trump, mengatakan ia mempertimbangkan serangan terbatas untuk memaksa kesepakatan tentang program nuklir Teheran.

AS sendiri terus meningkatkan kehadiran militernya dengan mengerahkan dua kapal induk dan puluhan jet tempur di kawasan Teluk. Sementara, Iran dan AS melanjutkan pembicaraan tidak langsung tentang program nuklir Teheran di Oman awal bulan ini, dan mengadakan putaran kedua di Swiss pekan lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....