Menlu: Belum Ada Nama Calon Wakil Komandan ISF Indonesia
- 21 Feb 2026 16:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia akan mengambil peran sebagai wakil komandan dalam International Stabilisation Force (ISF) untuk Gaza. Penunjukan ini diumumkan dalam pertemuan Board of Peace oleh Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan, hingga kini belum ada sosok yang diputuskan untuk mengisi posisi Wakil Komandan ISF dari Indonesia. Menurutnya, hingga hari ini penentuan nama masih menunggu pembahasan lebih lanjut oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Ia mengatakan, dalam struktur ISF terdapat tiga posisi deputy commander. Indonesia dipercaya mengisi posisi Wakil Komandan bidang operasi karena berencana mengirim sekitar 8.000 personel.
Jumlah personel tersebut menjadi salah satu kontingen terbesar dalam misi perdamaian tersebut. Sementara itu, jabatan komandan utama dipegang oleh Amerika Serikat.
Menurutnya, penunjukan ini merupakan bentuk penghormatan dan pengakuan atas rekam jejak prajurit Indonesia dalam berbagai misi penjaga perdamaian dunia. Ia berharap posisi tersebut dapat membantu memfasilitasi tujuan Indonesia dalam berkontribusi menjaga stabilitas dan mendukung upaya internasional.
Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa pengiriman personel akan dilakukan secara bertaha. Pengiriman tersebut akan mengikuti pembagian wilayah operasi yang diperkirakan terbagi dalam lima sektor.
Total kekuatan gabungan pasukan diperkirakan mencapai sekitar 20.000 personel atau lebih dan bersifat progresif sesuai perkembangan situasi. Sugiono juga mengatakan bahwa penempatan awal pasukan Indonesia direncanakan dimulai di wilayah Rafah.
Meski demikian, rincian teknis operasi dan penugasan masih dalam tahap perencanaan. Pemerintah menegaskan bahwa keputusan akhir terkait struktur komando dan detail operasional akan diumumkan setelah pembahasan lebih lanjut selesai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....