Presiden Prabowo Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
- 19 Feb 2026 15:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washngton D.C - Presiden Prabowo Subianto memastikan, pemerintahannya berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Meskipun, Kepala Negara kerap mendapatkan keluhan dari pengusaha asing seperti persoalan birokrasi yang menghambat investasi di Tanah Air.
“Sempat ada kendala birokrasi, namun kami menyelesaikannya dengan sangat cepat. Saya juga menerima masukan beberapa jam lalu dari beberapa korporasi yang mengeluhkan lambatnya solusi atas masalah mereka,” kata Presiden Prabowo Subianto saat menjadi pembicara utama dalam Forum Bisnis Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat.
Kepala Negara menekankan, penegakan hukum tegas dilakukan untuk menindak pelanggaran seperti menutup ribuan tambang illegal dan aktivitas ekonomi ilegal lainnya. Aktivitas ekonomi ilegal seperti penebangan hutan secara liar, dan penyelundupan.
“Kami memiliki masalah penyelundupan, perdagangan manusia, aktivitas ekonomi ilegal, pertambangan liar, perikanan liar, dan penebangan liar. Saya baru saja menutup 1.000 tambang ilegal, mereka menambang di hutan lindung,” kata Presiden Prabowo, menegaskan.
“Saya juga menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi yang melanggar hukum dan peraturan, yang beroperasi di luar area izin atau konsesi mereka. Kami menangani masalah kami secara langsung, kami menegakkan hukum, berupaya menciptakan suasana kepastian dalam proses hukum,” ujarnya.
Menurutnya, penegakan hukum dan sikap tegas Pemerintah Indonesia akan menciptakan iklim sosial dan politik yang lebih stabil. Sekaligus, menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga para investor dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan tenang.
Selain itu, Kepala Negara memastikan, pemerintahannya juga berkomitmen memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui reformasi tata kelola. Selanjutnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penegakan hukum yang tegas demi menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif.
Kepala Negara mengatakan, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, rekam jejak fiskal yang kredibel. Bahkan, Indonesia tidak pernah gagal bayar utang sepanjang sejarahnya, lantaran pemerintahan berikutnya yang akan membayar utang pemerintahan sebelumnya.
“Kami telah mengelola perekonomian kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun, kami tidak pernah gagal bayar, sekali pun dalam sejarah kami. Bahkan pemerintahan berikutnya akan selalu menghormati utang-utang pemerintah sebelumnya, meskipun mungkin mereka adalah lawan yang sangat kuat satu sama lain,” kata Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....