Bertemu Sekjen PBB, Menlu Tegaskan Peran Indonesia di BoP

  • 17 Feb 2026 20:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, melakukan pertemuan bilateral dengan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres. Pertemuan itu berlangsung di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, pada Senin, 16 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, keduanya diketahui membahas berbagai hal, seperti diantaranya situasi terkini di Palestina. Selain itu, turut juga dilakukan pembahasan terkait upaya mendorong perdamaian yang tidak hanya adil, namun juga berkelanjutan.

Sugiono dalam pertemuan itu juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo, tetap memegang teguh visi Solusi Dua Negara dalam mewujudkan perdamaian di Palestina.

Ia menegaskan bahwa partisipasi Indonesia merupakan wujud komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.Bahkan kepesertaan Indonesia di BoP juga sekaligus memastikan pelaksanaan BoP bersinergi dengan upaya yang tengah dilakukan PBB.

"Posisi kami jelas: keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025)," kata Menlu Sugiono dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa 17 Februari 2026.

Dalam pertemuan dengan Sekjen PBB, Menlu Sugiono juga turut menyampaikan rencana kehadiran Indonesia dalam Sidang Dewan Keamanan PBB. Pertemuan yang digelar pada Rabu, 18 Februari 2026 itu, langsung dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Agenda pertemuan itu juga untuk membahas upaya perdamaian di Timur Tengah, termasuk isu Palestina. Sehari setelah pertemuan itu, Presiden Prabowo akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin dunia.

Sugiono kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong solusi yang adil dan berkelanjutan bagi perjuangan rakyat Palestina. Indonesia, menurutnya, yakin bahwa sistem multilateral adalah pilar utama dalam menjaga perdamaian dan menegakkan hukum internasional.

Sementara itu, Sekjen PBB António Guterres mengapresiasi kehadiran Sugiono di New York. Guterres juga menyampaikan apresiasinya atas komitmen Indonesia, yang secara konsisten mendukung perdamaian di Palestina.

Guterres juga menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi di Tepi Barat yang secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan resolusi PBB terkait. Untuk itu menurutnya, negara-negara berpenduduk Muslim terbesar dunia seperti Indonesia, memiliki peranan penting dalam penguatan sistem multilateral.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....