Fakta-Fakta Unik Berpuasa di Kutub Utara
- 17 Feb 2026 15:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Nuuk - Berpuasa di wilayah Kutub Utara menghadirkan pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan dengan negara-negara beriklim tropis. Fenomena alam membuat durasi siang dan malam berubah drastis, memengaruhi waktu ibadah umat Muslim selama Ramadan.
Durasi Puasa hingga 23 Jam
Melansir dari Anadolu, Selasa, 17 Februari 2026, salah satu fakta paling mencolok adalah durasi puasa yang bisa sangat panjang. Di kota seperti Nuuk, ibu kota Greenland, lama siang hari saat musim panas dapat mencapai hingga 23 jam.
Jika Ramadan jatuh pada periode tersebut, umat Muslim berpotensi berpuasa hampir seharian penuh. Fenomena ini terjadi karena posisi geografis Nuuk yang berada dekat dengan Arctic Circle.
Di wilayah sekitar lingkar Arktik, matahari bisa tetap terlihat hampir sepanjang hari pada musim panas. Fenomena tersebut merupakan sebuah peristiwa yang dikenal sebagai “midnight sun” atau matahari tengah malam.
Durasi Puasa Singkat
Sebaliknya, jika Ramadan berlangsung pada musim dingin, durasi puasa bisa jauh lebih singkat. Dalam beberapa tahun tertentu, umat Muslim di kawasan Arktik hanya berpuasa sekitar 10 hingga 12 jam karena waktu siang yang lebih pendek.
Muslim merupakan Minoritas
Fakta lainnya adalah jumlah komunitas Muslim yang sangat kecil di kawasan tersebut. Di Greenland, populasi Muslim hanya terdiri dari segelintir orang, kebanyakan pendatang atau pekerja asing.
Kondisi ini membuat banyak Muslim menjalani ibadah puasa sendirian tanpa suasana khas Ramadan seperti di negara mayoritas Muslim. Tantangan sosial juga menjadi bagian dari pengalaman berpuasa di Kutub Utara.
Karena mayoritas masyarakat setempat bukan Muslim, aktivitas makan dan minum berlangsung seperti biasa di sekitar mereka. Hal ini menuntut ketahanan mental dan komitmen pribadi yang kuat dalam menjalankan ibadah.
Toleransi Tinggi
Meski populasi umat Muslim sedikit, tingkat toleransi masyarakat setempat relatif tinggi. Selama pendatang menghormati budaya lokal, termasuk budaya Inuit yang menjadi bagian penting identitas Greenland, mereka umumnya diterima dengan baik.
Ikut Waktu Puasa Negara Lain
Berpuasa hingga lebih dari 20 jam tentu memerlukan manajemen energi dan pola makan yang cermat saat sahur dan berbuka. Banyak ulama membolehkan Muslim di wilayah ekstrem untuk mengikuti waktu puasa negara terdekat yang lebih moderat jika kondisi terlalu berat.
Variasi Durasi Puasa
Fakta menarik lainnya adalah pergeseran Ramadan setiap tahun. Karena kalender Islam berbasis lunar dan lebih pendek sekitar 11 hari dari kalender Masehi, bulan Ramadan terus bergeser musim.
Artinya, umat Muslim di Kutub Utara akan merasakan variasi durasi puasa dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, berpuasa di Kutub Utara menunjukkan betapa fleksibel dan universalnya ajaran Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....