Perkuat Kerja Sama Dikti, Indonesia-Malaysia Bentuk Konsorsium Akademi

  • 16 Feb 2026 17:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Malaysia memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dengan membentuk Konsorsium Akademik Malaysia-Indonesia (KAMI). Hal ini pun dibahas dalam pertemuan bilateral Mendiktisaintek RI, Brian Yuliarto, dengan Mendikti Malaysia, Zambry Abdul Kadir, Minggu, 15 Februari 2026 di Jakarta.

“Kami juga membahas beberapa hal yang telah kami diskusikan sebelumnya untuk lebih memperkuat kerja sama di bidang penelitian di lembaga pendidikan tinggi kedua negara. Kami telah mengidentifikasi beberapa bidang utama, bidang strategis, dan bidang-bidang yang menurut kami Malaysia dan Indonesia memiliki keahliannya masing-masing,” ujar Mendikti Zambry kepada wartawan usai menghadiri “The Malaysia Alumni Icon Awards & Outlook Forum”, Minggu, 15 Februari 2026, malam di Jakarta.

Zambry memaparkan, KAMI akan mempertemukan para ahli riset dan profesor dari Indonesia dan Malaysia, untuk bersama-sama berfokus pada sejumlah bidang utama. Yaitu, ketahanan pangan, ekonomi hijau, energi terbarukan, dan kecerdasan artifisial (AI).

“Kami telah mengadakan kerangka diskusi awal yang kami sebut KAMI, yaitu Kelompok Konsorsium Akademi Malaysia-Indonesia. Kami berharap konsorsium akademi ini akan berhasil diimplementasikan dengan menyatukan para ahli riset dan juga profesor dari Malaysia dan Indonesia,” ujarnya.

“Yaitu, untuk duduk bersama dan fokus pada bidang-bidang utama yang sangat dibutuhkan di dunia yang semakin maju ini, seperti di bidang AI, transisi energi dan kedirgantaraan. Serta, lain-lain yang semuanya merupakan kepentingan strategis kedua negara.”

Zambry mengharapkan, setelah pertemuan awal oleh kedua pihak, maka KAMI akan melanjutkannya dengan menentukan berbagai bidang spesifik. “Jika itu (misalnya-red) bidang kedirgantaraan, jika di Indonesia, siapa ahlinya dan di Malaysia, siapa ahlinya dan KAMI akan menemukannya,” katanya.

Melansir laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) disebutkan kolaborasi ini akan melibatkan sejumlah perguruan tinggi terpilih di kedua negara. Diskusi pendahuluan KAMI juga telah dimulai antara perwakilan otoritas pendidikan tinggi Malaysia dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemdiktisaintek guna memetakan ruang lingkup serta skema implementasi kerja sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....