KJRI Tawau Pulangkan 217 WNI yang Dideportasi

  • 16 Feb 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tawau - KJRI Tawau memfasilitasi pemulangan WNI bermasalah yang dideportasi Malaysia, Selasa, 10 Febrari 2026. Sebanyak 217 WNI dipulangkan melalui jalur laut menuju Nunukan, Kalimantan Utara.

Pemulangan dilakukan dari Pelabuhan Tawau, Sabah menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Proses ini menjadi bagian perlindungan negara bagi WNI yang selesai menjalani hukuman.

Dua kapal disiapkan untuk mengangkut para WNI, yakni KM Francise dan KM Purnama. Seluruh penumpang telah melalui prosedur hukum sesuai ketentuan otoritas Sabah.

Staf Teknis Imigrasi KJRI Tawau, Muhammad Gazel Enim F, mengimbau para WNI mematuhi aturan setempat. Ia meminta mereka tidak melanggar izin tinggal jika kembali ke Malaysia.

Selain itu, ia mengingatkan, pentingnya mengikuti aturan resmi negara tujuan. “Para WNI harus memperhatikan izin tinggal dan tidak melebihi batas waktu," kata Gazel dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Februari 2026.

Ia juga mengingatkan WNI yang ingin bekerja di Malaysia agar menempuh prosedur sesuai ketentuan. Jalur resmi harus dipilih untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.

Menurutnya, langkah ini melindungi pekerja dari risiko deportasi. “WNI yang ingin bekerja wajib mengikuti prosedur yang berlaku,” ujar Gazel.

Menjelang keberangkatan, KJRI Tawau memberikan bantuan logistik kepada para WNI. Bantuan berupa pakaian, makanan, minuman, dan kebutuhan dasar perjalanan.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bekal selama perjalanan menuju Indonesia. Upaya ini memastikan kondisi para WNI tetap terjaga hingga tiba di tujuan.

Untuk kelancaran proses, KJRI Tawau menugaskan sejumlah staf melakukan pendampingan. Pendampingan dilakukan sejak keberangkatan sampai kedatangan di Nunukan.

Para WNI kemudian diserahkan kepada instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Pemerintah berharap mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....