Siklon Gezani Terjang Madagaskar, Presiden Minta Bantuan Internasional

  • 13 Feb 2026 13:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Antananarivo - Siklon Gezani menewaskan sedikitnya 36 orang dan melukai lebih dari 370 lainnya setelah menghantam Madagaskar dalam waktu 24 jam kehancuran. Hampir 18.000 rumah dilaporkan hancur akibat badai tersebut, menurut pihak berwenang pada Kamis, 12 Februari 2026.

Melansir dari US News, Presiden Madagaskar Michael Randrianirina langsung menyatakan status bencana nasional. Ia juga mengajukan permohonan bantuan kepada para pemimpin internasional untuk membantu negara kepulauan miskin di Samudra Hindia tersebut.

Siklon tropis tersebut mendarat, Selasa malam dan menghantam kota pelabuhan Toamasina di pantai timur sebagai wilayah paling terdampak. Setelah menerjang kota itu, badai bergerak melintasi sebagian besar wilayah negara.

Kantor Nasional untuk Manajemen Risiko dan Bencana melaporkan bahwa enam orang masih dinyatakan hilang. Sementara itu, 374 orang mengalami luka-luka dan lebih dari 250.000 orang terdampak.

Sebanyak 32 korban tewas tercatat di wilayah Toamasina, yang merupakan pelabuhan utama sekaligus pusat ekonomi Madagaskar. Presiden Michael Randrianirina mengatakan sekitar 75 persen wilayah kota mengalami kerusakan atau kehancuran.

Banyak rumah warga yang tidak cukup kuat menghadapi badai besar, sehingga runtuhnya bangunan menjadi penyebab utama tingginya jumlah korban jiwa. Data resmi menunjukkan 17.980 rumah hancur total dan lebih dari 37.000 lainnya mengalami kerusakan.

Siklon Gezani membawa angin dengan kecepatan lebih dari 195 kilometer per jam. Rekaman video drone memperlihatkan kerusakan parah di Toamasina, dengan banyak bangunan kehilangan atap atau rata dengan tanah.

Slain itu, badai juga menyebabkan pepohonan tercerabut dan berserakan di jalan-jalan kota. Pemerintah menyerukan bantuan mendesak berupa makanan, kebutuhan pokok, serta bahan bangunan untuk mempercepat proses pemulihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....