Gaza Palestina Masih Dihadapkan Krisis Air
- 13 Feb 2026 13:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan saat ini Gaza masih terus menghadapi kekurangan air. Gaza kekurangan air, meskipun sebelumnya pasokan utama dari Israel ke Jalur Gaza telah dibuka kembali baru-baru ini.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa para mitranya di sektor air, kebersihan, dan sanitasi. Pihaknya melaporkan masih terjadinya kekurangan air minum dan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.
Hanya 6.000 meter kubik air yang menjangkau ke masyarakat setiap hari di kota tersebut. Terlebih kehilangan volume air yang signifikan di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
"Untuk mengatasi kekurangan ini, kami bersama para mitra telah meningkatkan produksi air dan menyalurkan pengiriman melalui truk. Terutama diambil dari sumur-sumur air tanah dan instalasi desalinasi sektor swasta," tulisnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 13 Februari 2026.
Sementara itu, Relawan kemanusiaan MER-C, dr. Reynaldi, menyebut suara drone hingga letupan senjata masih kerap terdengar. Termasuk di wilayah Gaza bagian tengah tempat ia bertugas.
Bahkan, relawan dan warga kerap menerima imbauan untuk menghindari sejumlah area tertentu karena potensi serangan. Ia menambahkan, rumah sakit masih menerima pasien korban serangan bom dan tembakan.
"Keterbatasan obat-obatan menjadi masalah paling mendesak. Sehingga tenaga medis harus memilah pasien yang diprioritaskan untuk mendapatkan pengobatan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....