Rusia Peringatkan Barat Soal Militerisasi di Greenland
- 12 Feb 2026 14:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Moskow — Ketegangan di kawasan Arktik meningkat setelah beberapa negara Eropa mengerahkan kontingen kecil pasukan ke Greenland. Pengerahan itu terjadi menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menyatakan keinginan untuk mencaplok pulau tersebut.
Langkah itu semakin menyoroti posisi Greenland sebagai wilayah strategis yang terletak di antara Amerika Utara dan Eropa. Greenland kini dipandang sebagai salah satu titik panas geopolitik baru, terutama di tengah meningkatnya persaingan kekuatan besar di kawasan Arktik.
Rusia pun memperingatkan akan merespons jika negara-negara Barat memperluas kehadiran militer mereka di pulau tersebut. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Moskow akan mengambil langkah balasan jika militerisasi Greenland dinilai mengancam kepentingan Rusia.
Melansir dari Africa News, Kamis, 12 Februari 2026, Lavrov menambahkan bahwa langkah tersebut dapat mencakup kemungkinan respons militer. Meski demikian, ia menegaskan bahwa posisi prinsipil Rusia tetap menginginkan Arktik sebagai zona perdamaian dan kerja sama.
Greenland, yang dihuni sekitar 57.000 orang, merupakan wilayah otonom Denmark selama beberapa dekade. Namun, kepentingan strategisnya semakin meningkat seiring terbukanya jalur pelayaran Arktik dan besarnya potensi sumber daya mineral di wilayah tersebut.
Presiden Trump baru-baru ini tampak melunakkan sikapnya. Ia menyatakan telah mencapai kerangka kerja kesepahaman dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.
Kerangka tersebut dicapai untuk memastikan pengaruh Amerika Serikat yang lebih besar di kawasan itu. Sebelumnya, Trump memperingatkan bahwa tanpa keterlibatan AS yang lebih kuat, Rusia atau Tiongkok dapat memperluas pengaruhnya di Greenland.
Di tengah meningkatnya persaingan global, para pemimpin Greenland menegaskan bahwa kedaulatan dan integritas teritorial mereka tidak dapat dinegosiasikan. Pernyataan itu menegaskan posisi tegas Greenland di tengah dinamika geopolitik yang kian memanas di kawasan Arktik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....