India Dilanda Wabah Virus Nipah, Picu Kewaspadaan

  • 27 Jan 2026 12:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bengal Barat - Wabah Virus Nipah di negara bagian Bengal Barat, India, memicu langkah kewaspadaan di sejumlah negara kawasan. Otoritas setempat melaporkan lima kasus infeksi Virus Nipah dan hampir 100 orang dikarantina, dilansir Global Times, Selasa, 27 Januari 2026.

Kasus tersebut mencakup dua perawat di sebuah rumah sakit swasta di Barasat, dekat Kolkata. Selain itu, terdapat  tiga kasus baru yang terdeteksi dalam sepekan terakhir.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand Minggu, 25 Januari 2026 mulai melakukan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat yang tiba dari India. Pemeriksaan difokuskan pada pelancong yang datang dari Bengal Barat.

Pemeriksaan dilakukan di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang, dengan otoritas menyebut para penumpang dan instansi terkait bersikap kooperatif. Thailand juga membagikan “Health Beware Card” kepada pelancong dari wilayah berisiko.

Kartu tersebut berisi imbauan untuk segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala Nipah. Gejala tersebut seperti demam, sakit kepala, gangguan pernapasan, kantuk, kebingungan, atau kejang.

Selain Thailand, Pemerintah Nepal turut meningkatkan kewaspadaan nasional untuk mencegah masuknya Virus Nipah. Pemeriksaan kesehatan diperketat di Bandara Internasional Tribhuvan serta di sejumlah titik perbatasan utama dengan India, terutama di Provinsi Koshi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan Virus Nipah sebagai patogen prioritas karena potensi wabahnya yang tinggi. Virus ini terutama ditularkan melalui kelelawar buah.

Infeksi Virus Nipah dapat menimbulkan gejala ringan hingga tanpa gejala, namun juga dapat berkembang menjadi ensefalitis yang mematikan. Hingga kini belum tersedia vaksin atau pengobatan khusus, dengan tingkat kematian pada wabah sebelumnya berkisar antara 40-75 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....