UNESCO Peringati Holocaust, Dorong Edukasi Lawan Kebencian

  • 26 Jan 2026 14:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Paris - UNESCO kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ingatan kolektif dunia terhadap tragedi Holocaust. Setiap tanggal 27 Januari, masyarakat internasional diajak untuk memberikan penghormatan kepada korban yang gugur akibat tindakan Nazi.

Tanggal 27 Januari sendiri dipilih sebagai peringatan pembebasan Kamp Konsentrasi dan Pemusnahan Auschwitz-Birkenau oleh pasukan Soviet tahun 1945. Sementara itu, tahun ini menandai 81 tahun sejak peristiwa bersejarah tersebut.

Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay menekankan pentingnya melestarikan memori ini. Ia menyatakan, tanggung jawab untuk menjaga sejarah berada di tangan generasi saat ini agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

"Di tengah lonjakan global antisemitisme dan ujaran kebencian, edukasi mengenai penyebab dan konsekuensi dari kejahatan ini menjadi sangat relevan. Ini untuk memperkuat ketahanan kaum muda terhadap ideologi kebencian," kata rilis resmi UNESCO dikutip, Senin, 26 Januari 2026.

Tahun ini, UNESCO menggelar serangkaian acara di kantor pusatnya di Paris, termasuk upacara resmi dan pameran bertajuk "Seeing Auschwitz". Pameran ini merupakan hasil kolaborasi dengan Museum Negara Auschwitz-Birkenau dan PBB.

Selain peringatan seremonial, UNESCO terus mendorong program pendidikan global melalui International Program on Holocaust and Genocide Education (IPHGE). Fokus utama program ini adalah membekali negara-negara anggota dengan kebijakan pendidikan yang mampu melawan bentuk distorsi sejarah.

Terlebihm, era kini diperparah oleh penyebaran informasi palsu di dunia digital dan kecerdasan buatan (AI). Melalui kampanye global #WeRemember, UNESCO mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melawan rasisme dan intoleransi.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....