Zelensky Tegaskan Ukraina Tolak Konsesi Wilayah Perdamaian
- 09 Des 2025 12:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Kyiv: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina tidak akan memberikan konsesi wilayah. Hal tersebut berlaku dalam rencana perdamaian 20 poin yang didukung Amerika Serikat, dilansir dari Anadolu, Selasa (9/12/2025).
Ia menekankan bahwa Ukraina menolak pertukaran tanah dengan jaminan keamanan, karena negara itu “tidak memiliki hak menyerahkan wilayahnya”.Awalnya, rencana perdamaian tersebut terdiri dari 28 poin.
Namun, perjanjian tersebut kini telah dipangkas menjadi 20 poin, dengan poin-poin yang dinilai tidak pro-Ukraina dihapus. Meski demikian, belum ada kompromi terkait isu wilayah.
Zelenskyy menegaskan bahwa pertukaran wilayah dengan jaminan keamanan “tidak dibahas”. Ia juga menekankan bahwa Ukraina memiliki kewajiban moral untuk mempertahankan tanahnya sesuai dengan Konstitusi dan hukum internasional.
Kyiv juga menolak upaya untuk mengecualikan Amerika Serikat dari proses perdamaian. Mereka menekankan pentingnya dukungan militer Washington dan tekanan berkelanjutan terhadap Rusia.
Zelenskyy menjelaskan bahwa PURL memberi kesempatan bagi Ukraina untuk membeli senjata dari AS yang tidak tersedia di Eropa. Ia menambahkan bahwa Presiden AS Donald Trump memiliki visi berbeda mengenai akhir perang.
Sementara itu, kedua pihak masih terpecah terkait masa depan Donbas dan wilayah-wilayah yang diduduki lainnya. Di tengah perdebatan tersebut, Presiden Ukraina tiba di London untuk pertemuan tingkat tinggi.
Ia bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz. Pejabat Eropa menyatakan putaran baru sanksi EU dan AS mulai berdampak pada ekonomi Rusia, memberikan Ukraina manfaat tambahan dalam negosiasi.
Pertemuan tersebut menekankan bahwa setiap gencatan senjata harus “adil dan berkelanjutan”. Zelenskyy menegaskan pentingnya koordinasi dengan Eropa dan AS karena pembicaraan memasuki tahap sensitif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....