Terdampak Banjir Bandang, Belasan Ribu Warga Malaysia Dievakuasi
- 25 Nov 2025 15:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Petaling Jaya: Banjir bandang yang melanda tujuh negara bagian di Malaysia menyebabkan 3.782 warga terpaksa dievakuasi. Kelantan menjadi wilayah terdampak paling parah di mana 9.634 penduduknya harus diungsikan di 38 pusat penampungan sementara.
Menurut The Straits Times, Selasa (25/11/2025), distrik terdampak di Kelantan meliputi Tumpat, Bachok, Kota Bharu, dan Pasir Puteh. Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kelantan menyatakan situasi sudah terkendali, tetapi pemantauan tetap dilakukan karena hujan diperkirakan masih berlanjut.
Perak menjadi negara bagian berikutnya yang paling parah terdampak. Sebanyak 1.415 orang dievakuasi ke 20 pusat penampungan di Perak Tengah, Manjung, Larut, Matang, Selama, dan Hilir Perak.
Sedangkan di Terengganu tercatat 205 warga terdampak di tempat penampungan Besut, serta di Kedah 371 orang terpaksa diungsikan. Negara Bagian Penang melaporkan 404 warga terdampak ditampung di empat lokasi di Seberang Perai Utara dan Seberang Perai Tengah.
Di Selangor tercatat 327 orang dari 109 keluarga mengungsi, sementara di Perlis ada 1.426 warga terdampak banjir. Penduduk di wilayah berisiko tinggi diimbau mematuhi perintah evakuasi dan menghindari aktivitas di sungai atau daerah rawan banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Nasional Malaysia meminta masyarakat memantau kondisi cuaca dan ketinggian air sungai. Mereka juga diminta menyiapkan kebutuhan dasar sebagai langkah pencegahan dan memprioritaskan keselamatan keluarga saat evakuasi diperlukan.
Departemen Meteorologi Malaysia sebelumnya telah mengeluarkan peringatan terjadinya hujan deras berkelanjutan. Ini berlaku untuk wilayah pantai timur dan utara Semenanjung Malaysia pada sepanjang minggu ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....