Thailand Kirim Kapal Induk untuk Salurkan Bantuan Banjir

  • 25 Nov 2025 15:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Bangkok: Thailand bersiap mengirim kapal induk untuk menyalurkan bantuan banjir ke wilayah selatannya. Wilayah tersebut telah terdampak hujan deras terburuk dalam beberapa tahun terakhir hingga menyebabkan banjir besar.

Melansir dari CNA, Selasa (25/11/2025), kapal induk ini akan membawa pasokan bantuan dan tim medis guna membantu warga terdampak. Banjir telah merenggut korban jiwa serta menghambat upaya penyelamatan dan evakuasi.

Air banjir yang mencapai ketinggian hingga 2 meter melanda sembilan provinsi di Thailand dan delapan negara bagian di Malaysia. Wilayah terdampak menempati ratusan kilometer yang juga hancur akibat banjir musiman tahun lalu.

Angkatan Laut Thailand menyiapkan armada 14 kapal dan kapal induk Chakri Naruebet. Armada tersebut dilengkapi dengan helikopter, dokter, pasokan bantuan, dan dapur lapangan yang dapat menyiapkan 3.000 makanan per hari.

Kapal induk tersebut juga dapat berfungsi sebagai rumah sakit terapung. Diperkirakan 1,9 juta orang terdampak di Thailand, sementara badan meteorologi memperkirakan hujan deras berkelanjutan dan banjir bandang.

Perahu kecil disarankan tetap di darat agar terhindar dari gelombang tinggi. Ribuan panggilan masuk dari warga meminta evakuasi dan bantuan makanan, terutama di kota Hat Yai, yang merupakan kota paling parah terdampak.

Beberapa warga terjebak tanpa beras, air, dan sinyal telepon terputus. Hat Yai menerima 335 mm hujan dalam satu hari, tertinggi dalam tiga abad terakhir.

Gambar televisi menunjukkan air cokelat mengalir deras melalui jalan-jalan, menenggelamkan mobil dan truk pemadam kebakaran yang ditinggalkan. Di Malaysia, lebih dari 18.500 orang dipindahkan ke 126 pusat evakuasi, terutama di wilayah perbatasan utara.

Tim penyelamat di Perlis mengevakuasi orang tua melalui air setinggi lutut. Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menekankan keselamatan keluarga terdampak sebagai prioritas utama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....