PM Jepang Bentuk Jabatan Khusus Urus Warga Asing

  • 22 Okt 2025 13:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Perdana Menteri baru Jepang, Sanae Takaichi, membentuk jabatan kabinet baru yang berfokus pada urusan warga asing. Jabatan tersebut disebut sebagai posisi “khusus untuk warga asing” dan diumumkan, Selasa (21/10/2025), oleh kantor berita Kyodo News.

Takaichi, yang dikenal sebagai tokoh konservatif, menunjuk Kimi Onoda sebagai pejabat yang akan memimpin jabatan baru tersebut. Onoda akan bertugas mempromosikan “masyarakat koeksistensi yang tertib dengan warga asing”, dilansir dari Anadolu.

Takaichi juga memasukkan dua perempuan dalam kabinetnya, termasuk Satsuki Katayama yang mencetak sejarah sebagai menteri keuangan perempuan pertama. Langkah ini dianggap bersejarah bagi peningkatan representasi perempuan di pemerintahan.

Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa telah resmi berkoalisi dengan Partai Inovasi Jepang (JIP). Kedua partai menandatangani perjanjian koalisi pada Senin (20/10/2025) lalu dengan tujuan memperkuat kebijakan bagi penduduk asing di Jepang.

Mereka juga sepakat membentuk jabatan menteri khusus untuk mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut. Dalam susunan kabinet baru, Takaichi juga memberikan posisi resmi kepada lima anggota parlemen lain.

Partai JIP, atau Ishin, sebelumnya mengusulkan pembatasan jumlah penduduk asing di Jepang agar tidak melebihi 10 persen. Meski tidak bergabung dalam kabinet, JIP akan memberikan dukungan kepada pemerintahan Takaichi dalam isu-isu tertentu.

Sementara itu, partai populis sayap kanan Sanseito menunjukkan peningkatan pengaruhnya dalam politik Jepang. Mereka berhasil memenangkan 15 kursi dalam pemilihan Majelis Tinggi pada Juli lalu.

Partai ini mengusung agenda “Japan First” yang menekankan kepentingan nasional di atas segalanya. Selain itu, mereka menyerukan pembatasan imigrasi yang dianggap sebagai bentuk “invasi senyap.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....