Peringatan Hari Pelaut Sedunia 2025 dan Sejarahnya

  • 25 Jun 2025 10:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Setiap tanggal 25 Juni, dunia memperingati Hari Pelaut Sedunia. Perayaan ini ditujukan bagi semua pelaut, mulai dari Penjaga Pantai, Angkatan Laut, hingga nelayan, ahli biologi laut, dan kapten kapal pesiar.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa pelayaran laut pertama terjadi sekitar tahun 3200 SM dan didanai oleh Firaun Mesir bernama Snefru. Ia juga dikenal sebagai pembangun sedikitnya tiga piramida selama masa pemerintahannya.

Hari Pelaut Sedunia, juga dikenal sebagai Hari Pelaut Internasional, resmi ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO) pada tahun 2010. Tujuan utamanya adalah untuk menghargai kontribusi besar para pelaut terhadap perdagangan dan ekonomi global, melansir dari National Today.

Selain itu, hari ini juga menjadi momen untuk mengenang pengorbanan para pelaut yang sering bekerja jauh dari keluarga. Peringatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan tantangan yang mereka hadapi, termasuk ancaman perompakan dan kondisi kerja yang tidak selalu aman.

Hingga kini, laut tetap menjadi jalur utama perdagangan dunia, dengan lebih dari 90 persen perdagangan global dilakukan melalui laut. Hal ini disebabkan oleh efisiensinya yang tinggi dalam pengangkutan barang.

Tak hanya sektor perdagangan, laut juga menjadi fokus para ilmuwan. Ahli biologi laut dan oseanografer dari berbagai negara telah mendedikasikan hidupnya untuk memahami lebih dalam ekosistem laut.

Manusia dari berbagai latar belakang terus tertarik menjelajahi dunia bawah laut, menjadikan laut sebagai ruang eksplorasi yang tak pernah habis. Pada peringatan tahun 2025 ini, IMO meluncurkan kampanye bertajuk "Kapal Bebas Pelecehan Milikku" sebagai tema utama, dikutip dari laman resmi IMO.

Kampanye ini menjadi seruan global untuk menciptakan budaya kerja yang penuh rasa hormat di kapal. Prinsip toleransi nol terhadap segala bentuk perundungan dan pelecehan di laut ditegaskan dalam inisiatif ini.

Tujuan utama dari kampanye ini adalah menciptakan tempat kerja yang aman, di mana setiap pelaut merasa dihargai dan dilindungi. Perubahan budaya kerja di dunia maritim dinilai sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan para pelaut.

Untuk mendukung kampanye ini, IMO menyediakan berbagai materi kampanye. Mereka juga merilis peta dunia interaktif yang menampilkan dukungan dari berbagai negara dan organisasi di seluruh dunia.

Organisasi, perusahaan pelayaran, dan individu didorong untuk ambil bagian dalam gerakan ini. Hari Pelaut Sedunia 2025 bukan hanya sekadar perayaan, melainkan juga panggilan untuk bertindak nyata dalam menciptakan industri maritim yang lebih aman dan inklusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....