Lagi, 30 Ton Damar Maluku Menuju India dan Bangladesh
- 26 Jan 2023 14:14 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Sebanyak 30 ton komoditas wajib periksa karantina berupa Kayu Damar Batu, diperiksa oleh Pejabat Karantina Pertanian Ambon sebelum diekspor India dan Bangladesh yang menjadi negara tujuan, Kamis (26/01/2023).
Volume ekspor Kayu Damar Batu yang diberangkatkan ke dua negara Asia tersebut pada bulan Januari ini masing-masing sebanyak 15 ton.
Kepala Karantina Pertanian Ambon, Kostan, mengatakan, sebelum dilalulintaskan komoditas pertanian ini, perlu dilakukan Tindakan Karantina Tumbuhan.
"Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas yang dikirim aman dan terbebas dari Organisme Pengganggu Karantina Tumbuhan (OPT), terutama insect life sesuai persyaratan negara tujuan," ujar Konstan
Lebih lanjut, Konstan mengatakan tindakan karantina dilakukan supaya Damar ini terjaga baik dari segi kualitas maupun dari sisi kesehatannya. Sehingga dapat diterima dan lolos uji tindakan karantina di negara tujuan.
Nilai ekspor ini, kata Kostan, cukup besar, dimana Bangladesh membeli komoditas dengan nilai Rp593,79 juta, sedangkan India membeli damar dengan nilai Rp382,78 juta.
Sebagai Informasi, pada tahun 2022, ekspor Damar Batu ke India sebanyak 60 ton dengan nilai 78,87 juta dan Bangladesh sebanyak 60 ton dengan nilai 78,88 juta.
Naiknya volume ekspor di awal tahun ini memberikan angin cerah komoditas Damar Ambon.
“Berhubung Pelabuhan di Ambon belum dapat memfasilitasi transportasi ekspor secara langsung, Damar Batu akan dilakukan proses pergantian kontainer serta fumigasi di Surabaya untuk selanjutnya menuju negara tujuan ekspor,” jelas Kostan.
Senada, pihak Bea Cukai juga menjelaskan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) tercatat masuk ke Ambon walaupun dilakukan penggantian kontainer dan alat angkut di Surabaya.
“Sama halnya dengan Karantina Pertanian, Bea Cukai pun melakukan pengawasan sejak Damar tersebut dimuat di Ambon sampai akan diberangkatkan ke India dan Bangladesh lewat Surabaya", ujar Budi Kepala Seksi Kepatuhan dan Penyuluhan KPPBC TMP C Ambon.
“Damar sangat banyak manfaatnya didunia industri tidak dipungkiri kedepan permintaannya akan terus berkembang. Untuk itu Karantina Pertanian Ambon bersama tim percepatan ekspor Maluku akan terus membina dan mendampingi para petani dan pelaku usaha dalam meningkatkan produksi serta pemasarannya di pasar ekspor,” tutup Kostan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....