Indonesia dan AS Mulai Bahas Tarif Timbal Balik

  • 17 Apr 2025 12:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Washington D.C.: Tim negosiasi tarif impor yang mewakili Pemerintah Indonesia mulai membahas masalah tersebut dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS). Ini dimulai dengan pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan Menlu AS, Marco Rubio, Rabu (16/4/2025).

Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif resiprokal atau timbal balik sebesar 32 persen kepada Indonesia. Namun, pada 9 April 2025 dia mengumumkan penundaan penerapan kebijakan tersebut selama 90 hari.

Juru Bicara Kemlu AS, Tammy Bruce, mengatakan Rubio mengapresiasi upaya Indonesia dalam mereformasi perekonomiannya. "Hal ini akan menciptakan hubungan perdagangan yang adil dan seimbang," ujarnya, Kamis (17/4/2025).

Menurut Bruce, Rubio juga mengapresiasi upaya Indonesia memfasilitasi pemulangan warga negaranya yang dideportasi dari AS. "Kedua pihak menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kemitraan strategis komprehensif antara AS dan Indonesia," ucapnya.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan dua menteri untuk membahas kepentingan bersama dalam memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Mereka mendiskusikan berbagai upaya untuk memperdalam kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan.

Termasuk penegakkan kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut China Selatan sesuai hukum internasional. Hal ini pun tengah dibahas negara-negara ASEAN dan Tiongkok melalui pertemuan tingkat pejabat di Manila, Filipina, pekan lalu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....